Home
Login.
Artikelilmiahs
20555
Update
LALA SHOFIA LATIFAH
NIM
Judul Artikel
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS TANAMAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DAN TANAMAN GENJER (Limnocharis flava) DALAM MENURUNKAN KADAR AMONIA (NH3) PADA LIMBAH CAIR TAHU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Kadar amonia yang melebihi ambang batas dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Limbah cair tahu memiliki kandungan amonia yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara tanaman eceng gondok dan genjer dalam menurunkan kadar amonia pada limbah cair tahu. Metodologi : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil RAL diperoleh sampel sebanyak 54 sampel. Limbah cair tahu ditanamani eceng gondok dan genjer dengan lama kontak 2,4, dan 6 hari. Analisis statistik menggunakan uji Kolmogorof smirnof dengan tingkat signifikan 5%. Untuk mengetahui perlakuan mana yang mempunyai perbedaan dilakukan analisis Post hoc, dengan uji Anova One Way. Hasil penelitian : Penurunan rata-rata kadar amonia sesudah perlakuan dengan tanaman genjer selama 2, 4, 6 hari yaitu 58.12%, 58.79%, dan 38.07%. Sedangkan pada tanaman eceng gondok yaitu 56.93%, 53.76%, dan -7.72%. Kesimpulan : Tanaman genjer lebih efektif dalam menurunkan kadar amonia pada limbah cair tahu dibandingkan dengan tanaman eceng gondok dengan tingkat efektifitas rata-rata tertinggi pada hari ke 4 yaitu 58.79%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Ammonia level that exeed the threshold may cause negative impact to the envirotment and human health. Waterwaste of tofu have high ammonia content. The purpose of this study is to comparison of the effectiveness between water hyacinth plants and velvetleaf plants in reducing levels of ammonia in waterwaste of tofu. Methodology : This study use a quasi-experimental research design with nonequivalent control group design. Completely Randomized Design (CRD) is used as the study design. The results of CRD obtanined 54 samples. Tofu liquid waste planted with water hyacinth plants and velvetleaf plants with contact 2,4, and 6 days. Kolmogorov smirnof test with significant level of 5% is used as statistical analysis. Post hoc analysis with one way anova test is used to discover the difference of each treatments. Result : The decrease in average levels of ammonia after treatment with velvetleaf plants with contact 2,4 and 6 days are 58.12%, 58.79%, and 38.07%. while with water hyacinth plants are 56.93%, 53.76%, and -7.72%. Conclusion : Velvetleaf plants is more effective than water hyacinth plants in reducing levels of ammonia in waterwaste of tofu with a level of effectiveness of the high average on days 4 is 58.79%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save