Home
Login.
Artikelilmiahs
20551
Update
DESTA UNUN
NIM
Judul Artikel
Produksi Hijauan dan Kapasitas Tampung Ternak Rumput Lapang yang Tumbuh di Halaman Perkantoran Wilayah Purwokerto.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian berjudul “Produksi Hijauan dan Kapsitas Tampung Ternak Rumput Lapang yang Tumbuh di Halaman Perkantoran Wilayah Purwokerto”, bertujuan mendapatkan besaran produksi segar dan gambaran potensi kapasitas tampung ternak di halaman perkantoran wilayah Kota Purwokerto. Penelitian dilaksanakan bulan Agustus 2017 hingga September 2017, menggunakan metode survey dan penetapan sampel menggunakan metode Purposive sampling. Variabel berupa produksi hijauan dan kapasitas tampung ternak. Hasil menunjukan bahwa halaman perkantoran di wilayah Kota Purwokerto menghasilkan produksi total hijauan rumput lapang yang diperoleh sebesar 17,74 ton/tahun. Kapasitas tampung yang dihitung dengan rumus Voisin berdasarkan bobot segar sebesar 0,42 ST/tahun dan berdasarkan bahan kering sebesar 0,33 ST/tahun. Kapasitas tampung yang dihitung menggunakan pendekatan cut and carry berdasarkan bobot segar sebesar 1,386 ST/tahun dan berdasarkan bahan kering sebesar 1,131 ST/tahun. Rumput lapang perkantoran wilayah Kota Purwokerto memiliki hijauan segar dimanfaatkan berupa rumput dan dapat memiliki potensi menyumbang hijauan pakan untuk ternak ruminansia dan berpotensi dalam kemampuan menampung ternak. Kapasitas tampung ternak lebih baik menggunakan pendekatan cut and carry karena lebih memungkinkan untuk diterapkan dan diberikan pada ternak
Abtrak (Bhs. Inggris)
A research en titled "Forage Production and Carrying Capacity of Native Grass that Grow on front Office yard, Purwokerto.", aimed to get fresh production quantity and description of potential capacity of livestock in Purwokerto City office area. The study was conducted from August 2017 to September 2017, using survey method and sample determination using Purposive sampling method. The Variables were in the forms of forage production and livestock stocking capacity. The results showed that the office spaces in Purwokerto City resulted in the total production of green matter of grasses as much as 17.74 ton / year. The carrying capacity calculated by the Voisin formula based on fresh weight was 0.42 AU / year and based on dry matter was 0.33 AU / year. The carrying capacity calculated using cut and carry approach based on fresh weight was 1.386 AU / year and based on dry matter was 1.131 AU / year. Field grass that grew on the office area in Purwokerto City had fresh forages was used in the form of grass and could have the potential to contribute forage for ruminant livestock and had a potential in the ability to accommodate livestock. The research concludes, the capacity of livestock is better to use cut and carry approach because it is more likely to be applied and given to livestock.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save