Home
Login.
Artikelilmiahs
20413
Update
ATIK WIDIANTI
NIM
Judul Artikel
EFEKTIVITAS PROGRAM BINA KELUARGA REMAJA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PERMASALAHAN REMAJA DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Remaja merupakan harapan sekaligus aset bagi bangsa untuk meneruskan pembangunan generasi sebelumnya dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional. Untuk mencapai cita-cita nasional tersebut, dibutuhkan generasi remaja yang berkualitas, yang dalam hal ini remaja harus terus dibina dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Namun dalam era globalisasi seperti sekarang, masih terdapat permasalahan remaja yang sering disebut dengan Triad KRR (3 masalah Kesehatan Reproduksi Remaja). Program Bina Keluarga Remaja (BKR) merupakan aplikasi dari program Genereasi Berencana (GenRe) yang dilakukan melalui pendekatan kepada keluarga yang memiliki remaja dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga yang memiliki remaja usia 10-24 tahun dalam membina tumbuh kembang anak dan remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Purwokerto Selatan, dimana terdapat 5 kelurahan yang melaksanakan kegiatan Bina Keluarga Remaja, antara lain Kelurahan Purwokerto Kulon, Karangklesem, Tanjung, Karang Pucung, dan Teluk. Efektivitas program Bina Keluarga Remaja adalah sejauh mana program Bina Keluarga Remaja tersebut dapat mencapai hasil yang telah ditentukan dengan cara melihat dari berbagai indikator yang mendukung. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas menurut Budiani (dalam Subagyo, 2000: 52) yaitu, Ketepatan Sasaran, Sosialisasi Program, Tujuan Program, dan Pemantauan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan responden dilakukan dengan menggunakan teknik proporsionate random sampling. Metode analisis data adalah distribusi frekuensi, rata-rata hitung (mean), median, modus, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Bina Keluarga Remaja di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas cukup efektif dengan rata-rata Sosialisasi Program 3,09, Ketepatan Sasaran dengan rata-rata 2,77, Tujuan Program dengan rata-rata 2,65, dan Pemantauan Program dengan rata-rata 2,36. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah Efektivitas Program Bina Keluarga Remaja di Kecamatan Purwokerto Selatan sudah cukup baik dalam mengatasi permasalahan remaja, akan tetapi dalam aspek pemantauan dan pemahaman tujuan masih perlu ditingkatkan dengan cara orang tua bersama-sama kader meningkatkan intensitas komunikasi dengan remaja, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas kader, demi tercapainya tujuan program Bina Keluarga Remaja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Teenagers are the hope as well as assets for the nation to continue the development of previous generations in order to realize the national ideals. To achieve these national goals, it takes quality teen generation, which in this case adolescents should continue to be nurtured and paid attention to. But in the era of globalization as now, there are still teenage problems that are often called the Triad KRR (3 issues of Youth Reproductive Health). Youth Family Development Program (BKR) is an application of Genreation Planning (GenRe) program which is conducted through approach to families with teenagers with the aim to improve the knowledge and skills of families who have teenagers aged 10-24 years in fostering the development of children and adolescents. This research was conducted in South Purwokerto Subdistrict, where there are 5 sub-districts conducting Youth Family Development, among others Purwokerto Kulon, Karangklesem, Tanjung, Karang Pucung, and Teluk. The effectiveness of Youth Adult Family Development program is the extent to which the Youth Adult Family Development program can achieve predetermined results by looking at the various supporting indicators. This research uses effectiveness indicator according to Budiani (in Subagyo, 2000: 52) namely, Objective Accuracy, Program Socialization, Program Objectives, and Monitoring. The research method used is descriptive with quantitative approach, respondent retrieval is done by using technique of proporsionate random sampling. Methods of data analysis are frequency distribution, mean count, median, mode, and standard deviation. The results showed that the Effectiveness of Youth Family Development Program in Kecamatan Purwokerto Selatan Banyumas was quite effective with the average of Program Socialization 3.09, Objective Accuracy with an average of 2.77, Program Objectives with an average of 2.65, and Program Monitoring with an average of 2.36. The conclusion of this study is the effectiveness of Youth Family Development Program in South Purwokerto is good enough to overcome the problems of adolescents, but in the aspect of monitoring and understanding of goals still need to be improved by the way parents together cadres increase the intensity of communication with adolescents, and improve the quality and the quantity of cadres, in order to achieve the objectives of Youth Family Development program.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save