Home
Login.
Artikelilmiahs
20224
Update
RYAN MUNENDITA
NIM
Judul Artikel
PERSEPSI WANITA TANI TERHADAP PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI DESA MAJAPURA, KECAMATAN BOBOTSARI, KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kawasan Rumah Pangan Lestari atau Program KRPL merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan penganekaragamaan pangan terhadap masyarakat. Program KRPL lalu disampaikan melalui penyuluh kepada wanita tani yang kemudian dalam pelaksanaan program akan muncul sebuah persepsi pada tiap individu. Persepsi merupakan bentuk interpretasi dari sensasi yang diperoleh melalui alat indera dan adanya penambahan informasi untuk menggambarkan sensasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Persepsi wanita tani terhadap Program KRPL, 2) Dampak yang diperoleh wanita tani setelah melaksanakan Program KRPL, di Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017 dengan sasaran anggota KWT “Wanita Mandiri” di Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan metode penentuan responden secara sensus. Jumlah wanita tani sebanyak 36 responden. Metode analisis yang digunakan analisis deskriptif dan metode Likert’s Summated Rating (LSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota KWT terhadap Program KRPL memiliki rata-rata skor yaitu 133,39 yang masuk dalam kategori tinggi, artinya anggota KWT dirasa sudah mampu melaksanakan Program KRPL baik pada lingkungan desa ataupun rumah. Selain itu, anggota KRPL juga merasa bahwa dengan adanya Program KRPL mempermudah mereka dalam memperoleh kebutuhan pangan untuk sehari-hari, baik pelengkap ataupun camilan. Dampak yang diinginkan oleh pemerintah melalui Program KRPL terhadap anggota KWT dirasa sudah tercapai. Pemerintah berharap dengan adanya Program KRPL mampu memenuhi kebutuhan pangan anggota dan keluarga serta memberi variasi pangan. Akan tetapi, dalam pencapaian usaha ekonomi produktif dianggap belum mencapai tingkat maksimal dikarenakan sebagian anggota KWT menjadikan hasil penanaman sebagai konsumsi pribadi dan tidak untuk dijual. Selain itu, Program KRPL dijadikan sebagai kegiatan tambahan bagi anggota KWT dikarenakan tiap-tiap anggota memiliki kesibukan yang lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sustainable Food House Program or KRPL Program is one of the effort from government to realize diversity of food for society.KRPL Program is transfered from instructor to women farmer then in the process there will be a perception from every individual. Perception is an interpretation from sensation that is coming from the sense and there will be an addition of information to describe it. This reaserch aims to: 1) perception of women farmer for KRPL Program, 2) impact for women farmer after implement the KRPL Program in Majapura Village, Bobotsari, Purbalingga. This research is realization on July until August 2017 and the target is member of women farmer group or KWT “Wanita Mandiri” in Majapura Village, Bobotsari, Purbalingga. The method of this research is case study method and the method for taking respondence is census. Total for the members are 36 respondents. The analisist method is using description and Likert’s Summated Rating (LSR) method. The result showed that perception of the KWT members for KRPL Program is the members had an average score 133,39, its included in high category, it meant that the KWT members could implement the KRPL Program either in village or neighborhood. In addition, KWT members also thought that KRPL Program made them got daily food needs easier, either complement or snack. The impact desired by the government through the KRPL Program for KWT members was achieved. The government expected that the KRPL Program would be able to satisfy the food needs of members and families and provide food variation. However, to achievement the productive economy business cannot achieve the maximum level because partly of the members make the planting as a personal consumption and not for sale. Besides, KRPL Program is used as an additional activity for KWT members because each members had another activities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save