Home
Login.
Artikelilmiahs
20216
Update
DIVA ZELVIA
NIM
Judul Artikel
APLIKASI METABOLIT SEKUNDER DUA ISOLAT Beauveria bassiana TERHADAP HAMA WERENG COKLAT (Nilaparvata Iugens Stall.) PADA PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metabolit sekunder dua isolat B. bassiana terhadap mortalitas, intensitas serangan, dan populasi hama Wereng Batang Coklat (WBC). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium perlindungan tanaman dan screen house Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman pada bulan Desember 2016-Februari 2017. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan tersebut terdiri atas B. Bassiana Jember konsentrasi 106 konidium/mL; B. bassiana Jember konsentrasi 108 konidium/mL; B. bassiana Papua konsentrasi 106 konidium/mL; dan B. bassiana Papua konsentrasi 108 konidium/mL. Variabel yang diamati yaitu mortalitas WBC, intensitas serangan WBC, dan populasi WBC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua isolat B. Bassiana mampu menimbulkan mortalitas WBC sebesar 31%-35%. B. Bassiana isolat Jember dan Papua dengan konsentrasi 106 konidium/mL mampu menekan intensitas serangan WBC sebesar 56% dan 64%. Perlakuan B. Bassiana dengan dua konsentrasi berbeda tidak mampu menekan populasi akhir WBC.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to know the effect of secondary metabolites from 2 Beauveria bassiana isolates toward brown planthopper. The research was caried out at the Laboratory of Plant Protection and a Screen House, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from December 2016 – February 2017. Randomized completely block design was used with 5 treatments repeated 5 times. The treatments were secondary metabolites B. bassiana Jember and Papua isolates with concentration of 106 conidia mL-1 and 108 conidia mL-1. Variable observed was mortality, attack intensity, and population of brown planthopper. Result of the research showed that secondary metabolites from both B. bassiana Jember and Papua isolates with concentration of 106 conidia mL-1 could affect mortality, and attack intensity of brown planthopper as 31-35% and 56 and 64%, respectively. The secondary metabolites of B. bassiana with 2 different concentration could not suppressed the brown planthopper late population.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save