Home
Login.
Artikelilmiahs
20085
Update
AZMIE RISYAD
NIM
Judul Artikel
IDENTIFIKASI SEBARAN DAN KETEBALAN LAPISAN PASIR BESI DI KAWASAN PESISIR NUSAWUNGU TIMUR KABUPATEN CILACAP BERDASARKAN INTERPRETASI DATA ANOMALI MAGNETIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian geofisika dengan metode magnetik pada kawasan pesisir Kecamatan Nusawungu bagian timur Kabupaten Cilacap telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh model anomali magnetik lapisan bawah permukaan serta untuk mengetahui sebaran serta ketebalan lapisan pasir besi pada kawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu akuisisi data, pengolahan data, dan interpretasi data. Hasil akuisisi data merupakan data-data yang meliputi data medan magnet total serta data posisi yang kemudian diproses hingga diperoleh data yang siap untuk dimodelkan. Hasil pemodelan menunjukkan ada 6 lapisan serta batuan penyebab anomali magnetik yang secara umum merupakan lapisan sedimen yang terdiri atas pasir, lempung, dan kerikil yang berasal dari formasi aluvial serta susunan batuan yang terdiri atas batu pasir, lempung, marl, tuf, dan sisipan batuan breksi yang berasal dari Formasi Halang. Lapisan dengan nilai suseptibilitas 0,01196 (CGSu) yang ditemukan pada kedalaman 0,42 hingga 28,33 meter diduga merupakan lapisan pasir besi. Lapisan tersebut diestimasi tersebar di bagian tengah wilayah penelitian. Ketebalan lapisan tersebut adalah 27,91 meter.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research of geophysics using magnetic method at the coast area of East Nusawungu District Cilacap Regency has been done. The purpose of this research is to obtain the subsurface anomaly magnetic model and to obtain the information of iron sand layer distribution and thickness at that area. The research is done through three main steps: data acquisition, data processing, and data interpretation. The result of data acquisition is the data that consists of total magnetic field and position data that will be processed until the data is ready to be modeled. The result of modeling shows six layers and rocks that suspected as sources of magnetic anomaly which in general is sediment layers that consist of sand, clay, and gravel which originated from alluvial formation and rocks that composed of sandstone, clay, marl, tuff, and breccia insert which originated from Halang Formation. The layer with susceptibility value 0,01196 (CGSu) which is found at the depth of 0,42 until 28,33 meter is suspected as an iron sand layer. It’s estimated to be distributed in the middle part of research area. The thickness of the layer is 27,91 meter.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save