Home
Login.
Artikelilmiahs
20051
Update
SOFI ALFIYAH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Beberapa Konsentrasi Pb terhadap Kerusakan Struktur Mikroanatomi Insang Ikan Nilem (Osteochilus hasselti)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Logam berat Pb merupakan bahan pencemar berbahaya yang tidak dapat dihancurkan (non degradable) oleh organisme hidup. Toksisitas Pb terhadap organisme air dapat menyebabkan kerusakan jaringan organisme terutama pada organ yang peka seperti insang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat konsentrasi dan lama waktu pemaparan Pb terhadap kerusakan struktur mikroanatomi insang ikan nilem (Osteochilus hasselti). Metode eksperimental diterapkan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan dengan 4 seri konsentrasi yaitu : 0 mg/L (PK), 8,93 mg/L (P1), 17,86 mg/L (P2) dan 26,80 mg/L (P3). Pengambilan sampel diulang 2 kali yaitu pada minggu ke-1 dan ke-2. Data kerusakan struktur mikroanatomi insang dibuat skoring dengan metode pantung, selanjutnya di analisis dengan ANOVA one way. Hasil penelitian memperlihatkan insang yang terpapar Pb mengalami kerusakan berupa edema, hyperplasia, fusi lamella dan nekrosis, dengan tingkat kerusakan ringan sampai berat. Tingkat konsentrasi dan lama waktu pemaparan berpengaruh terhadap kerusakan mikroanatomi insang ikan nilem. Kerusakan meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi logam Pb dan lama waktu pemaparan memberi efek kerusakan yang bervariasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Lead (Pb) is a heavy metal that harmful and cannot be destroyed (non degradable) by living organisms. Pb toxicity to aquatic organisms can damage the tissue, especially on sensitive organs such as gills. This study aims to determine the effect of Pb concentration and contact time on the damage at bonylip barb gill (Osteochilus hasselti) microanatomy structure. The experimental method is applied with Completely Randomized Design (RAL). Treatment was conducted in 4 concentration: 0 mg/L (PK), 8.93 mg/L (P1), 17.86 mg/L (P2) and 26.80 mg/L (P3). The sampling was done twice in week 1 and 2. The data of gill microanatomy structure damage was measured with pantung method, then analyzed with one way ANOVA. The results showed that gills exposed to Pb were damaged in the form of edema, hyperplasia, fusion of lamella and necrosis, with mild to severe damage. The level of concentration and length of contact time that affects the bonylip barb gills microanatomy structure damage. The damage increase with increasing concentrations and length of contact time gives varying damage effects.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save