Home
Login.
Artikelilmiahs
19994
Update
ISKA ANDRIYANTO
NIM
Judul Artikel
Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Turunan Vertikal Data Anomali Magnetik di Kawasan Prospek Pasir Besi Pesisir Binangun Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Survei magnetik telah dilakukan di kawasan prospek pasir besi pesisir Binangun timur Kabupaten Cilacap untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan. Posisi geografis daerah penelitian membentang dari 109,26992°BT – 109,29882°BT dan 7,68506°LS – 7,70186°LS. Akuisisi data intensitas magnetik dilakukan pada bulan April 2017 menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Teknik turunan vertikal diterapkan dalam proses pengolahan data untuk melokalisir titik-titik pasangan dipol yang diduga bersumber dari benda-benda anomali. Pemodelan data anomali magnetik dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Mag2dc for Windows. Model benda dengan suseptibilitas 0,0099 cgs pada kedalaman 0,8 – 22,6 m diinterpretasikan sebagai pasir besi bercampur dengan pasir dan kerikil. Model benda dengan nilai suseptibilitas 0,005, 0,0055, dan 0,006 cgs diinterpretasikan sebagai Lempung, pasir, dan kerikil. Model benda dengan nilai suseptibilitas 0,014 dan 0,0145 cgs diinterpretasikan sebagai breksi dengan komponen andesit, basal dan batu gamping.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Magnetic Survey has been done in the iron sand prospect area east Binangun coast, Regency of Cilacap to identify subsurface structure. The geographic positions of the research area extends from 109,26992°BT – 109,29882°BT and 7,68506°LS – 7,70186°LS. The acquisition of magnetic intensity data has been done on April 2017 using Proton Precession Magnetometer (PPM) type GSM-19T. Vertical derivation method applied on data processing to localize the dipole points. Magnetic anomaly data modeling is done using Mag2DC for Windows. The object anomaly model with value of magnetic susceptibility of 0.0099 cgs unit in the depth of 0.8 – 22.6 m is interpreted as iron sand mixed with sand and gravel. Object anomaly model with value of magnetic susceptibility of 0.005, 0.0055, and 0.006 cgs unit are interpreted as clay, sand, and gravel. Object anomaly model with value of magnetic susceptibility of 0.014 and 0.0145 cgs unit are interpreted as breccia with components of andesite, basalt, and limestone.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save