Home
Login.
Artikelilmiahs
19954
Update
DEKA NATUL KASANAH
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN ANGKA KUMAN PADA DAGING SAPI DI PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Daging sapi sebagai salah satu pangan yang banyak digemari oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Sumber-sumber kontaminasi mikroorganisme pada daging segar dapat berasal dari pisau pemotong, saluran pencernaan, tangan manusia, wadah, penanganan dan penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan angka kuman pada daging sapi di Purwokerto. Metodologi : Penelitian ini merupakan Survei Analitik menggunakan pendekatan crosssectional. Uji yang dilakukan untuk mengetahui angka keberadaan kuman yaitu uji angka lempeng total (Total Plate Count) pada sampel 30 daging sapi. Data hasil wawancara dan uji laboratorium dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden memiliki pengetahuan yang baik, 18 responden memiliki praktik higiene sanitasi yang baik, dan 19 responden memiliki sarana sanitasi yang baik. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa 30 sampel daging sapi yang diambil di bawah standar cemaran mikroba SNI 7388 2009 yaitu 1x106. Variabel pengetahuan penjamah, praktik penjamah dan sarana sanitasi memiliki nilai p-value > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan. Kesimpulan : Tidak ada faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan angka kuman pada daging sapi di Purwokerto. Kata Kunci : Daging Sapi, Higiene Sanitasi, Keberadaan Angka Kuman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Beef is one of the favourite food that have been consumed by almost indonesian people. Contamination source on fresh beef may come from hatchet, cow gastrointestinal, human hands, tray, and how beef was handled and kept. This research goal is to find factors correlatedwith germ index on butcher in purwokerto. Methods : This research is analytical survey with cross sectional study. Total plate count test used to determine the germ index on 30 beef samples. Interview data and laboratory test result analysed with chi square test. Result : This research result shows 25 respondent have good knowledge, 18 repondent have good hygiens sanitation habit. Laboratory test result shows that 30 beef samples that been taken have germ contamination under indonesian standart which is 1x 106. Variable of knowledge of prison, practice of prison and sanitation have value pvalue> 0,05 which means there is no significant correlation. Conclusion :There is no factor correlated with germ index on beef in purwokerto Key words :Beef, Hygiens sanitation, Germ index
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save