Home
Login.
Artikelilmiahs
19929
Update
SHABRINA TRI ANDINI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI, MINAT MASYARAKAT MENGGUNAKAN TRANSPORTASI MASSAL, DAN FASILITAS PENDUKUNG LAYANAN LALU LINTAS TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BOGOR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kemacetan lalu lintas merupakan masalah transportasi umum terutama di daerah perkotaan. Salah satu kota yang mengalami kemacetan yang parah adalah Bogor, Jawa Barat. Bogor berada di peringkat kedua kota terburuk untuk berkendara di dunia menurut survei waze pada tahun 2016. Penyebab kemacetan diantaranya adalah rendahnya kualitas pelayanan transportasi, rendahnya minat masyarakat menggunakan transportasi massal, dan tidak tersedianya fasilitas pendukung layanan lalu lintas. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat yang sudah pernah menggunakan transportasi umum di Bogor. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah insidental sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penghitungan statistik oleh Kendall Tau-c, Kendall W, dan Regresi Ordinal. Hasil analisis yang dilakukan terhadap 100 responden menjelaskan bahwa kualitas pelayanan transportasi, minat masyarakat menggunakan transportasi massal, dan fasilitas pelayanan lalu lintas masuk dalam kategori rendah sedangkan kemacetan lalu lintas di Kota Bogor masuk dalam kategori tinggi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa rendahnya kualitas layanan transportasi, rendahnya minat masyarakat menggunakan transportasi massal, dan tidak tersedianya fasilitas pendukung layanan lalu lintas akan meningkatkan kemacetan lalu lintas di Kota Bogor.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Traffic congestion is a common transportation problem especially in an urban area. One of the city which experience a bad congestion is Bogor, West Java. Bogor is ranked the second worst city to drive in the world according to waze survey in 2016. The causes of the congestion such as the low quality of transportation service, the low interest of the community using mass transportation, and the unavailability of traffic service support facilities. The target of this research is the people who have already experienced using public transportation in Bogor. Sample technique which is used in this research is incidental sampling. The analysis method which is used in this research is statistic counting by Kendall Tau-c, Kendall W, and Ordinal Regression. The results of the analysis conducted to 100 respondents explained that the quality of transportation services, public interest using mass transportation, and traffic support service facilities fall into the low category while traffic congestion in Bogor City into the high category. The result shows that the low quality of transportation service, the low interest of the community using mass transportation, and the unavailability of traffic service support facilities will increase the traffic congestion in Bogor.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save