Home
Login.
Artikelilmiahs
19872
Update
ISTI KOMALAYANI
NIM
Judul Artikel
KADAR PROTEIN KASAR, SERAT KASAR DAN BAHAN ORGANIK DAUN UBI JALAR, KEMBANG SEPATU, KACANG PANJANG DAN KACANG TANAH PADA RANSUM RUMINANSIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik daun ubi jalar, daun kembang sepatu, daun kacang panjang dan daun kacang tanah pada ransum ruminansia.”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik yang paling baik dari daun ubi jalar, daun kembang sepatu, daun kacang panjang dan daun kacang tanah. Data diambil pada tanggal 28 Maret sampai 8 April 2017 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan berupa daun ubi jalar, daun kembang sepatu, daun kacang panjang dan daun kacang tanah, konsentrat yang terdiri dari pollard, bungkil kelapa, onggok, mineral, dedak padi, dan urea. Imbangan kosentrat dengan hijauan yang digunakan adalah 60 : 40. Metode penelitian yaitu eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu P1 (Konsentrat 60% + 40% daun ubi jalar), P2 (Konsentrat 60% + 40% daun kembang sepatu), P3 (Konsentrat 60% + 40% daun kacang panjang), dan P4 (Konsentrat 60% + 40% daun kacang tanah). Peubah yang diukur yaitu kadar protein kasar, serat kasar dan bahan organik. Data yang diperoleh diuji terhadap peubah respon, dilakukan sidik ragam dan kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ).Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada uji kandungan protein kasar, serat kasar dan bahan organik. Berdasarkan uji lanjut beda nyata jujur dengan membandingkan nilai tengah perlakuan didapatkan hasil bahwa kandungan protein kasar masing- masing perlakuan berbeda nyata (P1 , P2, P3, P4). Kandungan serat kasar masing- masing perlakuan berbeda nyata (P1, P2, P3, P4) kandungan bahan organik masing masing perlakuan juga beda nyata(p1 p2 p3 p4). Kesimpulan dari penelitian menyatakan bahwa P1 (daun ubi jalar 40% + konsentrat 60%) merupakan pakan yang paling baik untuk digunakan sebagai pakan alternatif pada saat musim kemarau.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research titled “Crude protein, Crude fiber, and Organic matter of sweet potato leaf, Hibiscus rosa-sinensis leaf, longbean leaf, and peanut leaf in ruminant rations” was conducted on March 28 to April 8, 2017 at Animal Feed and Nutrition Science Laboratory of Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The aim of this study was to determine the levels of crude protein, crude fiber, and organic matter contents of ruminant rations which was added with sweet potato leaf, Hibiscus rosa-sinensis leaf, longbean leaf, and peanut leaf. The material used in this study was beef cattle concentrate contained pollard, coconut meal, cassava by-product meal, mineral, rice bran, and urea. The treatments used were the addition of 40% of sweet potato leaf (P1), Hibiscus rosa-sinensis leaf (P2), longbean leaf (P3), and peanut leaf (P4). The method used was experimental method using Completely Randomized Design (CRD) with five replications on each treatment. Data were analyzed using Analysis of Variance with Tukey’s Test. The analysis of variance showed that there was a highly significant (P<0.01) effect of treatments on crude protein, crude fiber, and organic matter contents. The Tukey’s Test showed that there was a significant (P<0.05) effect on crude protein, crude fiber, and organic matter contents. Sweet potato leaf in beef cattle of heat amounts can be used ration as an alternative feed during dry season.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save