Home
Login.
Artikelilmiahs
19832
Update
DICKY MAULANA
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN KORBAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DARI PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA PEMUDA KOTA TANGERANG)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Narkotika memiliki arti yang sama dengan narcosis yang berarti membius. Narkotika adalah obat yang menenangkan syaraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk atau rasa merangsang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya penyalahgunaan narkotika diantaranya adalah faktor individu, faktor sosial budaya, faktor lingkungan serta faktor narkotika itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis upaya rehabilitasi sebagai bentuk perlindungan korban Tindak Pidana Narkotika dan faktor penghambat dalam pemberian rehabilitasi korban Tindak Pidana Narkotika. Metode yang digunakan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian adalah deskriptif. Sumber data adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data adalah wawancara dan studi kepustakaan dan metode analisis data menggunakan kualitatif. Hasil penelitian yaitu upaya pemberian rehabilitasi sebagai bentuk perlindungan korban Tindak Pidana Narkotika dengan rehabilitasi medis dan rehabilitasi non medis. Faktor penghambat dalam pemberian rehabilitasi korban Tindak Pidana Narkotika adalah kuantitas tenaga kesehatan serta menyangkut fasilitas dan sarana antara lain daya tampung, tidak memiliki ruang rehabilitasi dan ruang isolasi, dan kapasitas klinik kesehatan yang disebabkan kurangnya anggaran dana, dan sifat atau kebiasaan (habbit) narapidana.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Narcotics owns the same meaning with narcosis, which means anesthetize. Narcotics is a kind medicine that calms the nerve, eliminate pain, causes drowse or aroused. There's a number of factor that causes the occurance of narcotics disabused, which is individual factor, social tradition factor, environment factor and narcotics itself. The purpose of this research is to acknowledge and analize the effort of rehabilitation as a form of protection towards victims of a narcotics criminal act and the factor that postpones the rehabilitation for victims of narcotics criminal act. The metode used is yuridicial sociological and the specification of this research is descriptive. The source of data is primary data and secondary data. The data collecting metode is by interview and literature study. The data analyzing metode is qualitative. The result of this research shows that the victim of narcotics criminal act, is by medical rehabilitation and non medical rehabilitation. The resisting factor in rehabilitating victims of narcotics criminal act is cause by the insufficient quality of medical person and also the facility and accomodations regarding capacity, which shows limited rehabilitation and isolation space and the capacity of medical clinic, which is cause by low budgeting and the inmates habbits itself.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save