Home
Login.
Artikelilmiahs
19807
Update
TRISNA INDRA SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
Collaborative Governance dalam Manajemen Promosi Pariwisata Baturraden Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kemajuan pariwisata di Indonesia salah satu aspeknya dilihat dari kegiatan promosi pariwisatanya. Dalam kegiatan promosi tersebut melibatkan banyak pihak (stakeholders), di antaranya adalah pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat. Dalam kenyataannya, kegiatan promosi pariwisata masih menunjukkan beberapa kesenjangan yang dihadapi oleh para stakeholders seperti komunikasi antar pihak belum terjalin dengan baik, kurangnya pemanfaatan teknologi dan belum ratanya pengembangan di setiap sektor pariwisata termasuk di daerah. Hal tersebut juga terlihat di Kabupaten Banyumas khususnya Kecamatan Baturraden. Dalam menjalankan kegiatan promosi pariwisata Baturraden, para stakeholders masih menemui beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antara pihak pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam promosi pariwisata Kecamatan Baturraden. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah collaborative governance menurut Donahue yang menunjukkan bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan sektor swasta untuk menopang produktivitas, memperoleh informasi, dan sumber daya. Penelitian berfokus pada empat aspek yaitu tingkat formalitas, tingkat durasi, tingkat fokus, dan tingkat institusional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat formalitas belum mempunyai batasan jelas tentang siapa saja yang terlibat dalam proses kerja sama dalam promosi pariwisata. Tingkat durasi memperlihatkan bahwa kolaborasi sudah ada sejak dahulu dan akan berakhir apabila sebuah pariwisata telah hilang. Tingkat fokus menjelaskan penetapan sasaran mempermudah para stakeholders yang terlibat dalam promosi pariwisata. Lalu tingkat institusional menunjukkan belum maksimalnya kerjasama antar pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the aspects tourism progress in Indonesia seen from tourism promotion activities. In the promotional activities that many parties involved, which is government, private sector, and civilian. In this case, tourism promotion activities still show some gaps by stakeholders such as communication between parties have not been well established, and there is no development in the tourism sector especially in region. This is also seen in Banyumas District, especially Baturraden Sub-district. When running the tourism promotion activities Baturraden, the stakeholders are still finds some trouble. This study aims to describe the collaboration between the government, private, and civilian in the promotion of tourism Baturraden District. The concept used in this research is collaborative governance belong to Donahue that shows how governments can use the private sector to sustain productivity, obtain information, and resources. This research focused on four levels which is level of formality, level of duration, level of focus, and institutional level. This research method using descriptive qualitative approach with technique of selecting informant purposive sampling. Data collection is done by in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that the level of formalities does not yet have clear limits on who is involved in the process of cooperation in tourism promotion. The exact duration level already exists and will end a journey that has been lost. The level of focus explains the limits of the target stakeholders involved in tourism promotion. Then the institutional level indicates the cooperation between government, private sector, and civilian are not maximal.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save