Home
Login.
Artikelilmiahs
19608
Update
HUTAMI SERENA KALIBONSO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS WILLINGNES TO PAY PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PENERIMA HOME CARE APOTEKER PADA PROGRAM COMP-ACT DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Home pharmacy care merupakan suatu pelayanan kefarmasian di rumah yang telah diberikan kepada pasien DM tipe 2 di Kabupaten Banyumas pada program Comp-Act. Willingness to Pay (WTP) pasien terhadap layanan home pharmacy care yang diterima pasien penting diketahui sebagai bahan evaluasi apoteker. Tujuan penelitian ini adalah mengukur nilai WTP pasien terhadap layanan home pharmacy care serta mengetahui perbedaan nilai WTP berdasarkan karakteristik pasien. Penelitian ini merupakan penelitian secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling kepada 47 pasien. Nilai WTP diukur menggunakan kuesioner jenis payment scale dengan rentang nilai mulai dari Rp0-Rp100.000. Analisis perbedaan nilai WTP berdasarkan karakteristik usia, pendidikan, dan pekerjaan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien bersedia untuk membayar yaitu sebanyak 89,4% sedangkan hanya sebagian kecil pasien yang tidak bersedia untuk membayar yaitu sebanyak 10,6%. Sebanyak 34,0% pasien dari total pasien yang bersedia membayar, memilih nilai pada kategori sedang (>Rp25.000-Rp50.000) sehingga nilai ini memiliki frekuensi tertinggi dipilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara usia, tingkat pendidikan, dan status pekerjaan terhadap nilai WTP yang dipilih pasien (p>0,05). Pelayanan kefarmasian di rumah perlu terus dilakukan sebagai salah satu pelayanan rutin yang dilakukan oleh apoteker. Kata kunci: diabetes mellitus, home pharmacy care, willingness to pay.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Home pharmacy care is a home pharmaceutical service which has been given to patient with Type 2 Diabetes Mellitus in Banyumas at the Comp-Act program. Patient’s Willingness to Pay (WTP) for home pharmacy care which they received is important to known as evaluation object for pharmacists. The aim of this study was to measure patient’s WTP for home pharmacy care and to know the differences of patient’s WTP value based on the patient’s characteristics. This study conducted with cross sectional method. The sampling technique was a total sampling to 47 patients. WTP value measured by payment scale questionnaire with value range started from Rp0-Rp100.000. The differences in patient’s WTP value based on the patient’s characteristics was analysed using Mann-Whitney test. The result showed that most of the patients or about 89,6% were willing to pay, while only small part of the patients or about 10,6% are not willing to pay. About 34,0% patients of all patients who were willing to pay, choose WTP value at medium category (>Rp25.000-Rp50.000) so that this value had the highest frequency to be chosen. The analysis showed that there were no significant differences between age, level of education, and occupation status of patient to patient’s WTP value (p>0,05). Home pharmacy care needed to do continuously as one of the routine pharmacy care by pharmacists. Key word: diabetes mellitus, home pharmacy care, willingness to pay.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save