Home
Login.
Artikelilmiahs
19545
Update
SIDKI MUSTAKIM
NIM
Judul Artikel
PENGARUH TEKANAN ANGGARAN WAKTU, LOCUS OF CONTROL EKSTERNAL, KOMPETENSI, DAN SUPERVISI TERHADAP PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDITOR (STUDI EMPIRIS PADA PERWAKILAN BPKP PROVINSI JAWA BARAT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia berada pada peringkat 88 dari 168 negara dari daftar Corruption Perception Index. Sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi yang dtinggi di dunia, profesi akuntansi terutama auditing menjadi sorotan utama karena munculnya skeptisme atau ketidakpercayaan terhadap kualitas hasil laporan audit yang dibuat oleh para auditor pemerintah. Audit yang baik adalah proses yang mampu memberikan peningkatan kualitas informasi. Melalui proses audit diharapkan akan dihasilkan sebuah informasi yang handal dengan penilaian secara objektif oleh auditor yang kompeten dan independen serta bebas dari perilaku disfungsional audit. Dalam rangka menghasilkan informasi Audit yang berkualitas, diperlukan auditor yang memiliki kompetensi dan supervisi yang memadai sehingga tidak terjadi perilaku disfungsional audit. Proses audit tidak akan lepas dari berbagai macam kendala. Salah satu kendala yang sering dihadapi dalam audit adalah time budget pressure dan locus of control. Penelitian ini menggunakan teori agensi dan teori pengharapan. Kedua teori tersebut digunakan untuk membuktikan peranan auditor dalam pelaksanaan tugas terkait hubungan antara pemerintah dan kementerian/lembaga dalam hal pertanggungjawaban keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tekanan anggaran waktu, locus of control eksternal, kompetensi, dan supervisi terhadap Perilaku Disfungsional Audit (PDA). Prilaku Disfungsional Audit adalah suatu kekhawatiran berkelanjutan pada profesi akuntan publik yang pada gilirannya dapat memberikan dampak negatif pada profesi akuntan publik itu sendiri. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer berupa hasil kuisioner dimana objek penelitian adalah auditor yang bekerja pada Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Barat di Bandung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dengan 74 responden yang memenuhi persyaratan. Hipotesis penelitian ini diuji menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tekanan anggaran waktu, locus of control eksternal, kompetensi, dan supervisi berpengaruh positif terhadap Prilaku Disfungsional Audit secara signifikan. Namun, hasil penelitian juga menerangkan bahwa locus of control eksternal dan supervisi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Perilaku Disfungsional Auditor karena p value 0,113 > α (0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is ranked 88th out of 168 countries from the list of Corruption Perception Index. As one of the highest corruption countries in the world, accounting professions are primarily auditing the main focus due to the emergence of skepticism or distrust of the quality of audit reports made by government auditors. A good audit is a process which is able to provide improved quality of information. The audit process is expected to produce a reliable information with an objective assessment by a competent and independent auditor. In order to produce high quality information, it required auditors who have the competence and have sufficient supervision, so that the quality of the audit report can be maintained. The audit process will not escape from a variety ofobstacles. One of the obstacle encountered in the audit is the time budget pressure and locus of control eksternal. This research uses agency theory and expectancy theory. Both theories are used to prove the role of auditors in performing the tasks related to the relationship between the government and the ministries/agencies in terms of financial accountability. This research is aimed at finding out the influence oftime budget pressure locus of control eksternal, competence, and supervision on Dysfunctional Audit Behavior. Dysfunctional Audit Behavior is a continuing concern for the auditing profession that can in turn have negative effects on the auditing profession. The data used in this research are primary data in form of questionnaire and the research objects are auditors working for Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat. The sample taken using Stratified Random sampling and there were 74 qualified respondents. The hypotheses were examined by using SPSS versi 23 program. The results of the study can be concluded that time budget pressure locus of control eksternal, competence, and supervision are significantly positively influential on Dysfunctional Audit Behavior. However, the result also shows that locus of control eksternal and supervision has no influence on DAB because p value is 0,113 > α (0,05).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save