Home
Login.
Artikelilmiahs
19418
Update
TITIS PRATIWI LAURENTY
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN GIZI SEIMBANG DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 2 PURWOKERTO WETAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Anak pada usia sekolah sedang dalam masa perkembangan sehingga membutuhkan fisik yang sehat ditunjang oleh status gizi yang baik. Kenyataannya terdapat masalah gizi pada anak usia sekolah. Penyebab masalah gizi adalah multifaktor, oleh karena itu, pendekatan penanggulangannya harus melibatkan berbagai sektor yang terkait dan tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis serta pelayanan kesehatan saja. Pencegahan masalah gizi diperlukan Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) dan gizi seimbang. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan gizi seimbang dengan status gizi anak sekolah dasar di SDN 2 Purwokerto Wetan. Metode : Penelitian deskriftif analitik dengan design cross sectional di SDN 2 Purwokerto Wetan. Jumlah sampel 52 orang dengan metode purposive sampling. Data yang dikumpulkan melalui pengisian kuisioner, pengukuran BB, dan TB. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil : Sebagian besar responden berusia 10 tahun yaitu sebesar 38,5%, 59,6% responden laki-laki, 65,4% PHBS responden kategori baik, 63,5% perilaku gizi seimbang responden kategori baik, 73,1% status gizi responden normal, hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara PHBS dengan status gizi (P = 0,996), dan tidak ada hubungan antara perilaku gizi seimbang dengan status gizi anak sekolah dasar (P = 0,767). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara PHBS dengan status gizi dan tidak ada hubungan antara perilaku gizi seimbang dengan status gizi anak sekolah dasar. Kata Kunci : Anak sekolah dasar, PHBS, Gizi Seimbang, Status Gizi
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The children of schooling age have a grow phase and they need physical health which supported by a good nutrition. In fact there are nutritional problems in school aged children. The nutrition problem was caused by a few factors. Therefore, the approachment of its countermeasures have to involved many related sectors and can not be done only by the approachment along with medical services. The prevention of nutrition problem needs a clean and healthy lifestyle behaviour, which is also called Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), and balanced nutrition. Aims of research : To know the relations between clean and healthy lifestyle behaviour (PHBS) and balanced nutrition with nutritional status of elementary school students in SDN 2 Purwokerto Wetan. Methods : Descriptive analytic research with the cross sectional designin SDN 2 Purwokerto Wetan. Amount of samples were 52 students with purposive sampling methods. The collected data are including fulfillment of questionnaire, measurement of weight and height. Data is analyzed by Pearson correlation test. Results : Most of respondents aged 10 years are 38.5%, 59.6% respondents were boys, 65.4% PHBS were respondents with a good category, 63.5% balanced nutrition behaviour with a good category, 73.1% nutritional status of respondents were normal, the result of Pearson correlation test indicate that there are no relations between PHBS with nutritional status (P = 0.996), and there are no relations between balanced nutrition behaviour and nutritional status of elementary school students (P = 0.767). Conclusion : No relations between PHBS with nutritional status and balanced nutrition behaviour with nutritional status of elementary school students did likewise
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save