Home
Login.
Artikelilmiahs
19398
Update
ANNISA ISNARANINGSIH
NIM
Judul Artikel
IDENTIFIKASI ZONA AMBLESAN DI JALAN RAYA GUNUNG TUGEL, KAWASAN KEDUNGRANDU - PEGALONGAN BERDASARKAN SURVEI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Interpretasi nilai resistivitas batuan di bawah permukaan berdasarkan survei geolistrik Konfigurasi Wenner telah dilakukan di Jalan Raya Gunung Tugel Kawasan Kedungrandu – Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis variasi nilai reisistivitas struktur penyusun di bawah permukaan, menganalisis keberadaan zona lemah yang tersebar di bawah permukaan zona terjadinya amblesan pada badan jalan raya dan mencari adanya keberadaan zona lemah baru yang berada di luar zona terjadinya amblesan, dan menjelaskan faktor penyebab terjadinya peristiwa amblesan di kawasan ini. Pemodelan variasi nilai resistivitas menggunakan Software RES2DINV 3.54 dan Surfer 10. Hasil pengukuran resistivitas pada lintasan GTKP 1 dan GTKP 2 menunjukan struktur penyusun bawah permukaan kawasan ini berupa lapisan batuan pasir halus dengan nilai resistivitas pada rentang 0,50 – 8,00 Ωm, batuan napal (marl) dengan nilai resistivitas pada rentang 3,50 – 14,00 Ωm, dan batuan pasir gamping dengan nilai resistivitas pada rentang 11,21 – 31,10 Ωm, ditemukan zona lemah berada di bawah permukaan zona terjadinya amblesan serta ditemukan zona lemah baru di luar zona terjadinya amblesan yaitu terdapat pada lintasan GTKP 3. Zona lemah baru tersebut diindikasikan dapat berpotensi menjadi penyebab terjadinya amblesan baru pada badan jalan raya. Zona lemah di kawasan ini diinterpretasi sebagai lapisan batuan pasir halus yang ditandai dengan nilai resistivitas rendah, berada pada kelompok batuan sedimen yang bersifat lunak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rocks resistivity interpretation on subsurface based on geoelectrical survey Wenner configuration was done in Jalan Raya Gunung Tugel area of Kedungrandu – Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. The intentions of this research are to determine subsurface litology model, analyzing points or weak zone that spread right under subsidence zone which appear on highway, searching for new weak zone site thereout from subsidence zone, and to explain the causations of subsidence phenomena in this area. Modeling for resistivity using RES2DINV 3.54 Software and Surfer 10. Results from resistivity measurement at line GTKP 1 and GTKP 2 line show that subsurface is composed by fine sandstones layers at resistivity value at 0.50 - 8.00 Ωm, marl stones at resistivity value range of 3.50 - 14.00 Ωm and calcerous limestone at resistivity value range 11.21 Ωm - 31.10 Ωm, there are weak zone that found right under subsidence zone, however the new weak zone has found thereout from subsidence zone that is on line GTKP 3. This new weak zone is indicated has potential to become new subsidence causation on the highway. The weak zone in this region interpreted as fine sandstones layers, wich is indicated have a low resistivity values and groups of sedimentary rocks that is soft and not compact.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save