Home
Login.
Artikelilmiahs
19364
Update
IKA FEBRIANI
NIM
Judul Artikel
Pertumbuhan Planlet Anggrek Vanda sp. dengan Perlakuan Labu Kuning dalam Media Kultur In Vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anggrek Vanda digemari karena keindahan bunganya. Vanda dapat diperbanyak secara generatif maupun vegetatif secara in vitro pada media tumbuh dengan komposisi nutrisi yang lengkap. Media yang sering digunakan dalam budidaya anggrek secara in vitro adalah Vacin and Went (VW). Pembuatan media dapat ditambahkan bahan organik alami salah satunya dengan penambahan labu kuning. Komposisi labu kuning terdiri atas karbohidrat, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C dan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan planlet anggrek Vanda sp. dengan penambahan labu kuning pada media VW secara in vitro dan mengetahui bobot penambahan labu kuning terbaik pada media VW dalam meningkatkan pertumbuhan planlet anggrek Vanda sp. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan bobot labu kuning yang berbeda, yaitu kontrol (tanpa labu kuning), labu kuning sebanyak 100 gr/l, 150 gr/l dan 200 gr/l ke dalam media VW. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan planlet, dengan parameter yaitu jumlah daun, panjang daun, jumlah akar dan panjang akar. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA (Analisis of variance), perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan labu kuning dengan bobot 150 g/l merupakan bobot yang terbaik untuk pertumbuhan planlet pada media VW dengan jumlah daun 11,33, panjang daun 11,27 mm dan panjang akar 12,23 mm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Vanda are popular because of its beautiful flowers. Vanda can be propagated either by generative or vegetative with in vitro culture on growth media with a complete nutritional composition. Medium that often used in Orchid cultivation with in vitro culture is Vacin and Went medium (VW). The media can be added with natural organic ingredients such as pumpkin. The composition of pumpkin consists of carbohydrates, protein, calcium, phosphorus, iron, vitamin A, vitamin B1, vitamin C and water. The purpose of this research were to know the growth of Vanda sp. with the addition of pumpkin on VW media in vitro and to know the best weight of pumpkin addition on VW media in increasing the growth of Vanda sp. planlet. The research was conducted in a Completely Randomized Design, which consist of four treatments of weight pumpkin (0 g/l, 100 gr/l, 150 g/l and 200 g/l) into VW media. The parameters observed in this study were the planlet growth, including the number of leaves, the length of leaves, the number of roots and the root length. Data obtained will be analyzed with ANOVA (analysis of variance), treatment continued with BNT test. The results of the study showed that the pumpkin addition with 150 g/l was the best weight for the gorwth of Vanda sp. planlet with the number of leaves 11,33, the length of leaves 11,27 mm, and lenght of root 12,23 mm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save