Home
Login.
Artikelilmiahs
19359
Update
AMANDA CHARINA PRAKASA
NIM
Judul Artikel
KEBIJAKAN “WAR ON TERRORISM” AMERIKA SERIKAT PADA MASA GEORGE W. BUSH DALAM PERSPEKTIF FEMINIST SECURITY THEORY
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi ini membahas Kebijakan Amerika Serikat dalam “War On Terrorism” terkait dengan peristiwa 9/11 yang dikeluarkan oleh Presiden George Walker Bush pada masa itu dilihat dan dianalisis dengan menggunakan perspektif feminist security theory. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pola deskriptif. Kritik dan pandangan feminist security theory terhadap negara Amerika dalam mengeluarkan kebijakan “War on Terror” menjadi fokus penelitian ini terkait dengan analisis kebijakan yang telah diimplementasikan. Penelitian ini memperlihatkan banyaknya kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Amerika dalam “War on Terrorism” bertentangan dengan nilai-nilai perdamaian dunia dan bias gender dilihat dari lensa feminist security theory. Menggunakan Teori Keamanan Feminis atau feminist security theory diharapkan mampu menunjukkan bagaimana kekurangan atau keberhasilan Amerika sebagai negara superpower dalam menciptakan perdamaian dunia. Selain itu, perspektif feminist security theory memperlihatkan solusi-solusi mengenai perdamaian dunia dengan mengkaitkan variabel gender dalam hubungan internasional.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The focus of this study is the United States Policy on "War On Terrorism" related to 9/11 incident issued by President George Walker Bush at that time was seen and analyzed using the feminist security theory perspective. This research is qualitative research with descriptive pattern. Criticism and feminist view of security theory against the United States in issuing the policy of "War on Terror" became the focus of this research related to policy analysis that has been implemented. This study shows that many of the policies made by Americans in "War on Terrorism" are contrary to world peace values and gender biases seen from the lens of feminist security theory. Using Security Theory Feminist or feminist security theory is expected to show how the lack or success of America as a superpower in creating world peace. In addition, the feminist security theory perspective shows solutions to world peace by linking gender variables into international relations.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save