Home
Login.
Artikelilmiahs
19314
Update
RIZKY AMALIA
NIM
Judul Artikel
Konsensus dalam Konflik Sengketa Lahan Sriwedari Antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Ahli Waris Keraton Kasunanan Surakarta Tahun 2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Konsensus dalam Konflik Sengketa Lahan Sriwedari Antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Ahli Waris Keraton Kasunanan Surakarta Tahun 2016”, bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami konsensus dalam konflik. Konflik sengketa lahan Sriwedari sudah berlangsung selama kurang lebih 46 tahun. Konflik sengketa lahan Sriwedari yang melibatkan Pemerintah Kota Surakarta dengan Ahli Waris Keraton Kasunanan Surakarta, Ahli Waris menggugat pemerintah yang dianggap telah menguasai secara sepihak lahan Sriwedari dan pada tahun 2013, pihak Ahli Waris Keraton Kasunanan Surakarta memenangkan kasus tersebut melalui putusan Mahkamah Agung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling, dan didukung juga menggunakan teknik snowball sampling. Dengan menggunakan metode kualitatif diperoleh hasil bahwa dalam konflik sengketa lahan Sriwedari memerlukan waktu yang lama dalam proses penyelesaiannya. Adanya pengaruh kolonial yang kemudian membentuk struktur di dalamnya. Proses konsensus dalam konflik Sriwedari dilakukan melalui lembaga peradilan. Lembaga peradilan yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah Mahkamah Agung. Mahkamah Agung merupakan lembaga peradilan tertinggi di Indonesia. Proses konsensus tersebut tidak dapat terlepas dari adanya aktor yang berperan di dalamnya. Kedua belah pihak sama-sama menyerahkan persoalan konflik sengketa lahan Sriwedari pada lembaga peradilan. Proses konsensus dalam konflik sengketa lahan Sriwedari melalui lembaga peradilan ternyata tidak menyelesaikan masalah dalam persoalan ini. Munculnya pencapaian konsensus menjadi semu. Proses hukum tidak menyelesaikan masalah, sehingga perlu di tempuh langkah-langkah politik, yaitu melakukan negosiasi di antara kedua belah pihak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study entitled "Consensus in the Conflict of Sriwedari Land Disputes between Government of Surakarta City with The Heirs of Keraton Kasunanan Surakarta Year 2016", aims to describe and understand the consensus in conflict. Sriwedari land disputes conflict has lasted for approximately 46 years. Sriwedari land dispute conflict involving the Government of Surakarta City with the heirs of Sultan Surakarta. In this case, the heirs are suing the government which is considered to have unilaterally controlled the land of Sriwedari and in 2013 the Keraton Kasaman Surakarta heirs win the case through the Supreme Court decision. The research method used is descriptive qualitative method with case study approach. Data obtained from observation, interview, and documentation study. Informant selection technique used in this research is to use purposive sampling technique, and supported also using technique of snowball sampling. By using the method qualitative obtained the result that in conflict land disputes sriwedari need the time which long enough in the process resolution. The existence of colonial influence which then form the structure in it. The consensus process in the Sriwedari land disputes conflict was conducted through the judiciary. The judiciary referred to in this study is the Supreme Court (MA). The Supreme Court is the highest judicial institution in Indonesia. The process of consensus can not be separated from the actors who play a role in it. Both parties are equally submitting the issue of land dispute conflict Sriwedari to the judiciary. The process of consensus in conflict land disputes sriwedari through of the judiciary it turns out that does not solve in this issue. The emergence of the consensus become apparent. The legal process does not solve the problem, so it needs to take the political steps, namely to negotiate between the two sides.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save