Home
Login.
Artikelilmiahs
19253
Update
ERGA FRISTMANA
NIM
Judul Artikel
OPTIMALISASI PENGELOLAAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN PANGANGDARAN PASCA PEMEKARAN DAERAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
OPTIMALISASI PENGELOLAAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAN PASCA PEMEKARAN DAERAH Oleh : ERGA FRITSMANA E1A112115 ABSTRAK Pengandaran adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat hasil pemekaran dari Kabupaten Ciamis berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pangandaran di Jawa barat. Pariwisata sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat Pangandaran dan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pariwisata. Objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran merupakan jantung ekonomi dari keseluruhan masyarakat Pangandaran, sehingga terjadi permasalahan dalam “OPTIMALISASI PENGELOLAAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAAN PASCA PEMEKARAN DAERAH”, dalam hal ini peniliti tertarik melakukan peneltian terhadap pengelolaan objek wisata Pangandaran sebelum pemekaran daerah dan optimalisasi pendapatan daerah dari pengelolaan objek wisata yang ada di Pangandaran pasca pemekaran daerah. Dalam rangka menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode pendekatan penelitian hukum sosiologis. Metode analisi yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan objek wisata sebelum pemekaran tidak memberikan kontribusi yang baik di sektor pariwisata dengan menyumbang sekitar 1,17% untuk PAD Kabupaten Ciamis, sedangkan setelah pemekaran pengelolaan objek wisata Pangandaraan memberikan kontribusi yang baik bagi Pendapatan Daerah setiap tahunnya dengan menyumbang sekitar 4,48% untuk PAD Kabupaten Pangandaran. Kata Kunci : Pemekaran Daerah, Pangandaran, Objek Wisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
MANAGEMENT OPTIMALIZATION OF TOURISM AT PANGANDARAN AFTER REGIONAL EXPANSION By: ERGA FRITSMANA E1A112115 ABSTRACT Pengandaran is one of the regency in West Java Province as a result of Ciamis regancy regional expansion. It was based on Undang Undang No 21 Tahun 2012 regulation about the establishment of Pangandaran regency in West Java Province. Tourism is so influential towards people walfare in Pangandaran and the Pangandaran own source revenue from tourism sector. Tourism spot in Pangandaran district has become the life of the economy activities for all its people, and thus ignited an issue on “MANAGEMENT OPTIMALIZATION OF TOURISM AT PANGANDARAN AFTER REGIONAL EXPANSION”, in this matter, researcher is interested to do a study about tourism spot management in Pangadaran before regional expansion and optimalization of regional revenue from managing tourism spot in Pangandaran after regional expansion. The method of socio-legal research approach was used to answer each issue in this study, while analytical descritptive was used as analysis method. This study showed that the tourism management in Pangandaran before the expansion didn’t give such a good contribution to Ciamis- regional own revenue especially in tourism sector which only 1.17%, while after the expansion tourism management could contribute up to 4.48% to Pangandaran- regional own revenue especially in tourism sector. Keywords: Regional Expansion, Pangandaran, Tourism Spot
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save