Home
Login.
Artikelilmiahs
19137
Update
YUSINDAH SEFTIANA
NIM
Judul Artikel
CERAI GUGAT (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Nomor: 0813/Pdt.G/2016/PA.Btm)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Pasal 1 Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1974, bahwa “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.” Namun dalam prakteknya kehidupan berumah tangga di Indonesia ini banyak yang terjadi permasalahan sehingga berujung dengan perceraian, sehingga tidak mencapai pada tujuan sebuah pernikahan tersebut, seperti salah satu perkara mengenai cerai gugat yang terjadi di Pengadilan agama Batam dengan Putusan Nomor 0813/Pdt.G/2016/PA.Btm. Pokok permasalahan yang diangkat dalam penilisan skrpsi ini mengenai bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam memutus perkara Nomor 0813/Pdt.G/2016/PA.Btm. Metode pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Data yang termkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif yang disusun secara sistematis. Kesimpulan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan cerai gugat yang di ajukan oleh Penggugat dengan alasan antara suami istri terus menerus terjadi perselisihan, pertengkaran dan berpisah tempat tinggal selama 2 (dua) tahun dikarenakan suami tidak bertanggung jawab, sering pergi ke dunia malam, dan melakukan tindakan kekerasan, sehingga tidak ada harapan untuk rukun kembali dalam rumah tangga. Putusn Nomor 0813/Pdt.G/2016/PA. Btm mengabulkan gugatan Penggugat karena alasan gugatan sudah sesuai dengan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam dan dengan mengingat ketentuan Pasal 119 ayat (2) huruf (c) Kompilasi Hukum Islam, Gugatan Penggugat dapat dikabulkan dengan menjatuhkan talak satu Ba’in Sughro Kata Kunci : Cerai Gugat
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Article 1 of Law No. 1 of 1974, explain that "Marriage is the inner bond between a man and a woman as husband and wife in order to form a happy and eternal family (household) based on the One Supreme Godhead." But in practice The marriage lifes in Indonesia have a lot of problems so that it ends in divorce, so as not to achieve the purpose of a marriage, such as one of the matters concerning divorce that occurred in the Religious Court of Batam with Decision No. 0813 / Pdt.G / 2016 / PA.Btm. The subject matter raised in this Minithesis concerns how the judge's consideration in decision cases Number 0813 / Pdt.G / 2016 / PA.Btm. The approach method used in this research is normative-juridical, data collection method is done by literature study. The collected data is then presented in the form of a narrative text organized systematically. Concluded that the legal considerations of the judge in granting the divorce accusation filed by the Plaintiff on the grounds of the husband and wife continuous dispute, contention and separation of residence for 2 (two) years because the husband did not have a responsibility to his family, often go to the night world, and commit acts of violence, so there is no hope for refer in the household. Deciding case number 0813 / Pdt.G / 2016 / PA. Btm approves the Plaintiff's claim because the reason of the lawsuit is in accordance with Article 19 letter (f) of Government Regulation Number 9 Year 1975 jo. Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law and keeping in mind the provisions of Article 119 paragraph (2) letter (c) Compilation of Islamic Law, Plaintiff's accusation can be granted by dropping one talent Ba'in Sughro Keyword: Divorce Accusation
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save