Home
Login.
Artikelilmiahs
19110
Update
BAGAS TIKO PRANANTYO
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK PANTAI SERTA KAITANNYA DENGAN RESIKO BENCANA TSUNAMI DI PANTAI SELATAN CILACAP, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki panjang pantai ±95.181km. Pantai di Indonesia memiliki keindahan dan bernilai jual tinggi untuk kegiatan pariwisata, olahraga kebaharian dan sangat potensial menunjang perekonomian masyarakat pesisir pantai. Selain potensi sumberdaya, daerah pantai memiliki potensi bahaya yang dapat menimbulkan bencana alam. Salah satunya adalah potensi bahaya Tsunami yang pernah terjadi pada tahun 1859, 1904 dan 2006 yang menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Cilacap merupakan salah satu kota yang letaknya dekat dengan pantai merupakan daerah yang berpotensi terkena dampak bahaya tsunami. Dalam upaya mitigasi bencana tsunami beberapa kajian diperlukan untuk penentuan resiko bencana diantaranya adalah kajian karakteristik pantai dan batimetri, kajian morfologi disekitar pantai dan sejarah kegempaan, serta model perhitungan menurut McSaveney untuk simulasi daerah landaan. Dalam tugas akhir ini metode yang digunakan meliputi studi pustaka dari data penelitan terdahulu data lapangan yang telah dikerjakan seperti pemetaan geologi, geomorfologi, serta melakukan perhitungan matematika McSaveney untuk menentukan jarak landaan. Berdasarkan data pengamatan lapangan dan analisis citra daerah penelitian tersusun atas morfologi dataran dan morfologi perbukitan. Satuan geologi yang ditemukan ialah: 1) Satuan breksi, 2) Satuan intrusi andesit, 3) Satuan batugamping, 4) Satuan endapan alluvium pantai tua, 5) Satuan endapan pantai muda, dan 6) Satuan alluvium-fluvialKarakteristik pantai didaerah penelitian dibagi menjadi dua yaitu: 1) pantai bertebing curam dan berbatu dan 2) pantai berpasir. Zona tingkat kerawanan tsunami didaerah penelitian terdiri dari: 1) Zona tingkat kerawanan tinggi, 2) zona tingkat kerawanan menengah, 3) zona tingkat kerawanan tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is an archipelagic country with coastal length of ± 95,181km. Indonesia’s coastes have a beauty and high selling value for tourism activities, sea sports and very potential supporting the economy of coastal communities. In addition to resource potential, coastal areas have potential hazards that cause natural disasters. One of them is the potential Tsunami hazard that occurred in 1859, 1904 and 2006 that caused losses and casualties. Cilacap is one of the cities located near the coast is an area that is potentially affected by tsunami hazard. In tsunami disaster mitigation efforts, several studies are needed for disaster risk determination, such as coastal and bathymetry study, coastal morphology study and seismic history, and calculation model according to McSaveney for simulation of impact area distance. The method of thesis used includes study literature from previous research, field data such as geological mapping, geomorphology, and perform math calculations McSaveney to determine the impact area distance. Based on field observation data and image analysis of research area is composed of morphology of terrain and morphology of hills. The geological units found are: 1) Breccia units, 2) Andesite intrusion units, 3) Limestone units, 4) Old coastal alluvium deposits, 5) Recent coastal sediment units, and 6) Alluvium-fluvial units The coastal characteristics of the study area are divided into two: 1) the coast is steep and rocky and 2) sandy coast. The zone of tsunami vulnerability in the research area consists of: 1) high vulnerability zone, 2) medium vulnerability zone, 3) high vulnerability zone.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save