Home
Login.
Artikelilmiahs
19019
Update
RASMANTO
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SILASE JERAMI JAGUNG (Zea mays) MANIS DENGAN BAHAN ADDITIF BEKATUL SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Produk jerami jagung manis melimpah perlu dilakukan pengawetan yaitu dengan pembuatan silase. Silase adalah pakan yang diawetkan dari tanaman hijauan dengan kadar air ideal adalah 60-70% dan penambahan bahan additif bekatul. Bekatul adalah bagian luar dari butir biji beras setelah sekam dihilangkan dan diperoleh sebagai hasil samping proses penyosohan beras pecah kulit. Kecernaan adalah selisih antara zat makanan yang dikonsumsi dengan yang dieksresikan dalam feses dianggap terserap dalam saluran cerna. Hasil penelitian menunjukan rataan kecernaan bahan kering tertinggi ditunjukan pada perlakuan R3 44,67% dan terendah pada perlakuan R1 39,53% Sedangkan kecernaan bahan organik tertinggi pada perlakuan R3 51,62% dan terendah pada perlakuan R1 47,89%. Hasil analisis memperlihatkan bahwa perlakuan penambahan bahan additif yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap tingkat kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa penambahan bekatul dengan level yang berbeda pada silase jerami jagung manis tidak mempengaruhi kecernaan bahan kering dan bahan organik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Production of sweet corn straw need preservation to be used for silage. Silage is preserved feed from green plant with an ideal water content of 60-70% and with the addition of additive materials. Rice bran is the outside part of rice seed after the rice husk has been removed and the obtained waste is called by-product. Digestibility is difference from the consumed feed dry matter with excreted dry matter of feces and considered to absorbable in gastrointestinal tract. The research results showed that the highest average of dry matter digestibility of R3 treatment was 44.67% and the lowes was in R1 treatment, 39.53%. While the highest organic matter digestibility in R3 treatment 51.62%, and the lowest in R1 treatment wasn 47.89%. Analysis results showed that the additions of additive matter with different levels did not give any significant influence (P>0.05) on dry matter digestibility and organic matter digestibility. The conclusion is, the additions of rice bran with different levels in silage of sweet corn do not influence dry matter and organic matter digestibilities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save