Home
Login.
Artikelilmiahs
18752
Update
MOHAMAD REZA HIDAYATUSSOLIHIN
NIM
Judul Artikel
EVALUASI PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI DESA TAMBAKSARI KIDUL KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sampah adalah bahan yang terbuang atau dibuang dari hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomi. Di Desa Tambaksari Kidul Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas membentuk Bank Sampah Bina Mandiri. Dibentuknya Bank Sampah Bina Mandiri dimaksudkan untuk mengurangi limbah sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan, menambah pendapatan rumah tangga dari pemanfaatan limbah sampah rumah tangga, dan menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan demi kelestarian alam dan lingkungan penduduk. Volume sampah yang diangkut per bulan di Desa Tambaksari Kidul rata - rata 32 kubik sampah yang diambil dari para nasabah Bank Sampah Bina Mandiri dan sekitar 192 kubik sampah masih tertimbun secara terpisah, karena masih banyak masyarakat yang belum menjadi nasabah di Bank Sampah Desa Tambaksari Kidul. Penelitian ini memfokuskan pada pengelolaan Bank Sampah Bina Mandiri yang ditinjau dari aspek efektifitas, kecukupan, responsivitas, ketepatan, dan pemerataan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan bank sampah di Desa Tambaksari Kidul Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode penelitian ini menggunakan evaluasi kualitatif deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah Pengurus KSM Bank Sampah Bina Mandiri, Pemerintah Desa Tambaksari Kidul, Pengurus LKM Praja Mandiri dan Masyarakat Desa Tambaksari Kidul. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pengelolaan Bank Sampah Bina Mandiri belum optimal. Permasalahan sampah belum secara maksimal tertangani oleh Bank Sampah Bina Mandiri, masih banyak ditemukannya tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh masyarakat. Kemudian, pemanfaatan sampah yang diharapkan dapat membantu peningkatan pendapatan rumah tangga masih belum tercapai. Pengelolaan yang dilakukan oleh Bank Sampah Bina Mandiri masih sebatas pengambilan sampah dan belum adanya pemilahan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Waste is a material that is wasted or separated from the results of human activities and natural processes that do not have economic value. In Tambaksari Kidul Village, Kembaran Sub-district, Banyumas Regency establishes Bina Mandiri Trash Bank. Establishment of Bina Mandiri Trash Bank to reduce littered household waste, increase household income from household waste utilization, and maintain environmental hygiene and health for the sake of nature conservation and the environment of the population. The volume of garbage transported per month in Tambaksari Kidul Village is on average 32 cubic of garbage taken from the customers of Bina Mandiri Bank and about 192 cubic of garbage still separated, because there are still many people who have not become customer in Tambaksari Kidul Trash Bank. This research focuses on Bank Bina Mandiri waste which viewed from the aspect of effectiveness, adequacy, responsiveness, accuracy, and equity. This study aims to manage the garbage bank in Tambaksari Kidul Village, Kembaran Sub-district, Banyumas Regency. This research method using descriptive qualitative approach. The target of this research is KSM Management of Bank Sampah Bina Mandiri, Tambaksari Kidul Village Government, LKM Praja Mandiri Board and Tambaksari Kidul Village Community. Based on the results of research that has been done Bank Bina Mandiri not optimal yet. The problem of garbage has not been fully handled by Bank Sampah Bina Mandiri, there is still a lot of household garbage disposal discarded by the community. Then, the expected utilization of waste can help increase household income is still not achieved. The management carried out by Bina Mandiri Trash Bank is still limited to garbage collection and no sorting.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save