Home
Login.
Artikelilmiahs
18599
Update
RINO WAHYU PAMUNGKAS
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH VARIASI JENIS SAMBUNGAN PADA PEMODELAN BRONJONG KARET BAN BEKAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bencana tanah longsor sering terjadi di Indonesia, akhir-akhir ini banyak media melaporkan tentang kejadian tanah longsor yang bukan hanya merusak fisik dan bangunan, namun sampai menimbulkan banyak korban jiwa. Bronjong merupakan salah satu alternatif sebagai bangunan penahan lereng sudah cukup lazim dilakukan. Penelitian ini akan mengkaji pengaruh variasi jenis sambungan anyaman yaitu lem, paku, dan kawat bendrat terhadap nilai tekan struktur bronjong. Pengujian akan dilakukan sebanyak 2 kali untuk masing-masing sampel. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tekan menggunakan uji pembebanan pelat. Berdasarkan hasil pengujian pembebanan pelat, didapatkan sambungan yang paling maksimum penggunaan anyaman karet ban bekas sebagai pengganti bronjong konvensional yakni sambungan kawat. Jarak tersebut menghasilkan nilai kapasitas struktur bronjong sebesar 13291,708 kg. Nilai ini paling besar dibandingkan dengan dengan paku sebesar 1332,141 kg dan sambungan lem sebesar 1250,913 kg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Landslides are common in Indonesia, lot of media recently reports about the incidence of landslides that not only the physical damage and the building, but causes many aspects. Gabion is one alternative as building retaining slope and it is quite a common practice. Besides the cost is relatively cheaper, gabion also flexible to be implemented in many locations. This study will examine the effect of variations in the type of connection that is woven glue, nails, and wire the value press the gabion structure. Tests will be done 2 times for each sample. The test is pressure test using plate loading test. Based on the results of plate loading test, the connection obtained the maximum possible use of rubber matting used tires as a replacement for the conventional gabion wire connection. The connection gabion structure generating capacity value of 1546,343 kg. The biggest value is compared with the nail of 1480,157 kg and glued joints of 1389,903 kg.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save