Home
Login.
Artikelilmiahs
18577
Update
YONA AJENG TRIAFATMA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN HEART RATE RECOVERY PADA SUBJEK REMAJA LAKI-LAKI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu kabupaten dengan prevalensi obesitas dan risiko penyakit kardiovaskuler yang tinggi. Lingkar pinggang (LP) merupakan indeks antropometri yang dapat digunakan sebagai parameter untuk deteksi dini risiko penyakit kardiovaskuler. Parameter Heart Rate Recovery (HRR) merupakan prediktor yang baik untuk penyakit kardiovaskuler pada subjek usia remaja. Tujuan: Mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan Heart Rate Recovery pada subjek remaja laki-laki. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek merupakan 118 remaja laki-laki berusia ≤ 19 tahun, terbagi dalam dua kelompok yaitu LP normal (n = 59) dan LP lebih (n = 59). Pengukuran lingkar pinggang menggunakan pita meteran non elastis. Protokol pengukuran HRR menggunakan Kasch Step Test dan denyut nadi diukur pada arteri radialis. Hubungan HRR dan lingkar pinggang dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Subjek remaja laki-laki memiliki rerata nilai lingkar pinggang 83,44 ± 13,48 cm dan rerata nilai HRR 18,51 ± 11,20 bpm. Hasil uji Chi-square bernilai p = 0,000, menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara lingkar pinggang dan HRR dengan Rasio Prevalensi (RP) = 3,556. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan HRR pada subjek remaja laki-laki. Subjek remaja laki-laki dengan lingkar pinggang lebih memiliki risiko 3,556 kali lebih besar mendapat nilai HRR yang buruk dibandingkan subjek remaja laki-laki dengan lingkar pinggang normal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Banyumas, Central Java, is one of the districts where the prevalence of obesity and the risk of cardiovascular disease are high. Waist circumference is an anthropometric index that can be a parameter for early detection of cardiovascular disease risks. Heart Rate Recovery (HRR) parameter is a good predictor for cardiovascular diseases in adolescent. Objective. This study aims to determine the association between waist circumference and Heart Rate Recovery in adolescent boys. Methods. This research is an observational analytic with cross-sectional design. The subjects were 118 adolescent boys aged < 19 year old that divided into two groups: normal waist circumference (n = 59) and high waist circumference (n = 59). Waist circumference measurement used non-elastic tape. HRR measurement protocol used Kasch Step Test. Association between waist circumference and HRR was analyzed using the Chi-square test. Results: The mean of waist circumference in adolescent boys was 83.44 ± 13.48 cm and the mean of HRR was 18.51 ± 11.20 bpm. Chi-square test’s result was p=0.000, show there was a statistically significant association between waist circumference and HRR with the precalence ratio (PR) = 3.556. Conclusion: There is an association between waist circumference and HRR in adolescent boys. Adolescent boys with high waist circumference have 3.556 times higher risk obtaining a low HRR value than adolescent boys with normal waist circumference.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save