Home
Login.
Artikelilmiahs
18565
Update
NAILY MARDHIYYA
NIM
Judul Artikel
Kelayakan Finansial Usahatani Glagah Arjuna dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Petani Di LMDH “Jala Tunda” RPH Picung KPH Banyumas Timur
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Usahatani glagah Arjuna merupakan salah satu usahatani yang dikembangkan dengan sistem pemanfaatan lahan di bawah tegakan pinus Perhutani bekerjasama dengan LMDH “Jala Tunda”. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui profil petani glagah Arjuna di bawah tegakan pinus Perhutani, 2) Mengetahui biaya dan pendapatan usahatani glagah Arjuna, 3) Mengetahui kelayakan usahatani glagah Arjuna dan kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di LMDH “Jala Tunda” RPH Picung BKPH Gunung Slamet Timur KPH Banyumas Timur Perhutani Unit 1 Jawa Tengah pada bulan September sampai Oktober 2016 dengan menggunakan metode survei. Sasaran penelitian adalah petani anggota LMDH “Jala Tunda” yang mengusahakan glagah Arjuna pada tahun tanam 2010 sampai 2015. Petani yang menjadi responden dipilih dengan metode sensus dan diperoleh 27 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Petani responden memiliki rata-rata umur 49 tahun, tingkat pendidikan sekolah dasar (SD) dan jumlah tanggungan keluarga 4 orang. Mata pencaharian utama petani responden adalah pedagang sapu 51,85 persen, penyadap 14,81 persen, petani 26,93 persen dan buruh tani 3,07 persen. Petani responden rata-rata menggarap 0,46 hektar atau 616 rumpun glagah Arjuna sebagai tanaman sela dari tegakan pinus Perhutani. 2.) Selama 5 tahun usahatani, nilai riil rata-rata total biaya yang dikeluarkan Rp11.327.659,00 per hektar/1.335 rumpun atau Rp4.900.532,00 per petani/616 rumpun dan nilai riil rata-rata pendapatan bersih Rp3.235.753,00 per hektar/1.335 rumpun atau Rp1.814.819,00 per petani/616 rumpun. 3.) Secara finansial, selama 5 tahun usahatani masih dalam kondisi layak dengan hasil perhitungan NPV Rp1.127.852,00; IRR 27,05 persen; dan Net B/C 1,48. Hasil analisis kontribusi pendapatan, usahatani glagah Arjuna memberikan rata-rata kontribusi pendapatan Rp98.566,00 atau 6,77 persen setiap bulannya kepada masing-masing keluarga petani.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Glagah Arjuna farm is one of the developed farms with land use system under pine stands Perhutani in cooperation with LMDH "Jala Tunda". The objectives of this research are 1) to know the profile of glagah Arjuna farmer under pine trees of Perhutani, 2) to know the cost and income of glagah Arjuna farming, 3) to know the feasibility of glagah Arjuna farming and its contribution to household income of farmers. The research was conducted at LMDH "Jala Tunda" RPH Picung BKPH East Slamet KPH Banyumas Timur Perhutani Unit 1 Central Java from September to October 2016 using survey method. The research target is farmer member of LMDH "Jala Tunda" which cultivate glagah Arjuna in year 2010 until 2015. The farmer who became the respondent was selected by census method and obtained 27 peasants. The results showed that 1) Respondent farmers have an average age of 49 years, elementary education level (SD) and the number of family dependents 4 people. The main livelihoods of the farmers of the respondents consist of broom traders 51,85 percent, tappers 14,81 percent, farmers 26,93 percent, and farm workers 3,07 percent. The average responden farmers manage the land 0,46 hectare or 616 glagah Arjuna clumps under forest Perhutani. 2) During 5 years of farming, the real value of average total cost incurred Rp11.327.659,00 per hectare/1.335 clumps or Rp4.900.532,00 each farmer/616 clumps and the real value of average net income Rp3.235.753,00 per hectare/1.335 clumps and Rp1.814.819,00 each farmer/616 clumps. 3) Financially, for 5 years the farm is still in reasonable condition with the calculation of NPV Rp1.127.852,00; IRR 27,05 percent; And Net B / C 1.48. The result of earnings contribution analysis, Glagah Arjuna farming contributes Rp98,566,00 or 6,77 percent per month to farmers' families.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save