Home
Login.
Artikelilmiahs
18310
Update
MUHAMMAD AUDHI FADHLI
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYA MUSISI INDEPENDEN DI PURWOKERTO MELALUI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Manusia sebagai mahluk sosial memiliki kemampuan luar biasa sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemampuan yang lahir dari proses melihat, mendengar, menghayati dan menilai serta menjiwai berbagai hal ada disekitarnya inilah yang menjadikan manusia begitu istimewa karena mampu menghasilkan berbagai macam karya termasuk karya seni yang luar biasa. Bahkan melalui olah rasa dan karsa yang bertanggung jawab akan tercipta sebuah maha karya yang diakui masyarakat dunia yang mampu mendatangkan kepuasan baik secara finansial maupun secara moral. Namun sayangnya hingga saat ini kesadaran untuk menghargai atau melindungi sebuah karya termasuk karya seni musik belum banyak diterapkan di Indonesia termasuk di Purwokerto Jawa Tengah. Hak Cipta para musisi independen baik perseorangan maupun tergabung dalam group-group band indie hingga saat ini masih banyak terabaikan bahkan cenderung hamper tidak ada. Hal itu tentu saja merugikan sang pencipta lagu atau melodi karena tidak mampu menolak jika suatu saat hasil karyanya dinikmati secara Cuma cuma atau dijiplak oleh orang lain yang juga mengaku bahwa itu karyanya. Atas dasar itulah penulis merasa perlu mengangkatnya sebagai sebuah karya tulis dengan judul Perlindungan Hukum terhadap Karya Musisi Independen di Purwokerto dengan melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dengan pertimbangan kian kreatif dan berkembangnya kemampuan musisi independen di Purwokerto yang kian maraknya aksi pembajakan dan penjiplakan karya seni para musisi di Tanah air tak terkecuali di Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Humans as social beings have a remarkable ability as a gift of God Almighty. The ability of the birth of the process to see, hear, appreciate and assess and animates various things around it is what makes humans so special because it is able to produce a wide variety of works including exceptional works of art. Even though the feeling and intention through responsible will create a masterpiece that is recognized the world community that can bring satisfaction both financially and morally .. But unfortunately until now the awareness to respect or protect a work of art including works of music has not been widely applied in Indonesia, including in Purwokerto, Central Java. Copyright independent musicians both individuals and of groups belonging to the indie band is still much neglected even tend to almost nothing. It is of course detrimental to the creator of songs or melodies because they can not refuse if one enjoyed his work for free of charge or manipulated by another person who also admitted that it was his work. On this basis the author felt the need to appoint him a paper with the title Legal Protection against Independent Musicians work in Purwokerto through Intellectual Property Rights (IPR). In consideration of increasingly creative and development capabilities of independent musicians in Purwokerto increasingly rampant piracy and plagiarism artwork of the musicians in the homeland is no exception in Purwokerto.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save