Home
Login.
Artikelilmiahs
18230
Update
RATNA AMALIA
NIM
Judul Artikel
Analisis Determinan Risiko Sistematik pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011 – 2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi risiko sistematik (beta) meliputi: (1) likuiditas, (2) leverage, (3) profitabilitas, (4) operating efficiency, dan (5) growth. Risiko sistematik merupakan hal yang menarik untuk diteliti karena risiko sistematik berkaitan dengan perubahan yang terjadi di pasar secara keseluruhan. Selain itu teori investasi menyebutkan bahwa investor hanya akan mempertimbangkan tingkat risiko sistematik karena risiko ini tidak dapat dieliminasi melalui diversifikasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu Perusahaan Sektor Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2011-2015 sebanyak 41 perusahaan. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 23 Perusahaan Sektor Pertambangan. Jenis data yaitu data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel (software EViews 9.0) dengan menggunakan Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Langrange Multiplier (LM) didapatkan pemilihan model terbaik dalam penelitian ini yaitu Random Effect (RE). Dilanjutkan dengan menggunakan Uji t, Uji F, dan Uji Asumsi Klasik. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hasil menunjukkan bahwa likuiditas, leverage, dan profitabilitas masing-masing berpengaruh positif terhadap risiko sistematik (beta). Variabel operating efficiency berpengaruh negatif terhadap risiko sistematik (beta). Sedangkan untuk growth tidak berpengaruh terhadap risiko sistematik (beta). Nilai adjusted R2 yang didapatkan dalam penelitian ini sebesar 33,55%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the factors that influence the systematic risk (beta) include: (1) liquidity, (2) leverage, (3) profitability, (4) operating efficiency, and (5) growth. Study about systematic risk is interesting, because systematic risk associated with changes in the overall market. In addition, investment theory states that investors will only consider the level of systematic risk because this risk can not be eliminated through diversification. The population in this study is the Mining Sector Company listed in Indonesia Stock Exchange during the years 2011-2015 as many as 41 companies. This study used purposive sampling and obtained samples of 23 mining sector companies. This type of data is secondary data. The method of data collection that documentation. This study used panel data regression (software EViews 9.0) using Chow Test, Hausman Test, and Langrange Multiplier Test (LM) to get the best model selection. And the best model in this study is the Random Effects (RE). Followed by using the t test, F test, and Classical Assumption Test. Based on the data analysis, the results show that liquidity, leverage, and profitability have positive effect on the systematic risk (beta). Variable operating efficiency negatively affect to systematic risk (beta). Then, growth does not affect to systematic risk (beta). Adjusted R2 in this study amounted to 33.55%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save