Home
Login.
Artikelilmiahs
18167
Update
SITI RO'ISAH
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING (KBK) DAN KECERNAAN BAHAN ORGANIK (KBO) DAUN NANGKA, DAUN LAMTORO, DAUN MENGKUDU DAN DAUN TURI SECARA IN-VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap nilai kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik dan untuk mengetahui bahan yang paling optimal dan paling baik untuk digunakan sebagai pakan ternak ruminansia. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun turi, daun mengkudu, daun lamtoro, daun nangka, konsentrat yang terdiri dari pollard, bungkil kelapa, onggok, mineral, dedak padi, dan urea, serta cairan rumen sapi yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan (RPH) Bantarwuni, Purwokerto. Penelitian menggunakan metode eksperimental secara in-vitro dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak (INMT). Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan terdiri dari (R1 = Daun Nangka 40% + Konsentrat 60%; R2 = Daun Lamtoro 40% + Konsentrat 60%; R3= Daun Mengkudu 40% + Konsentrat 60%; dan R4= Daun Turi 40% + Konsentrat 60%) dengan lima kali pengulangan. Peubah yang diamati yaitu kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Data dihitung menggunakan aljabar kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian empat hijauan berdasarkan pada perhitungan aljabar menunjukkan rataan kecernaan bahan kering (KBK) adalah R1=22,04±7,32%, R2=33,22±1,97%, R3=33,22±3,31%, R4=43,46±4,26%. Rataan kecernaan bahan organik (KBO) adalah R1=26,32±7,23%, R2=34,12±1,82%, R3=35,96±3,19%, R4=46,32±4,86%. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research aimed to know the values of dry matter digestibility and organic matter digestibility and to know the most optimal and the best feedstuffs to be used as ruminant feed. The materials of the research were leaf, noni leaf, lamtoro leaf, and jackfruit leaf, as well as concentrate comprised of pollard, coconut cake, cassava, minerals, rice bran and urea, and cow’s rumen fluid that was obtained from a slaughter house (RPH) in Bantarwuni, Purwokerto. The research used experimental method by in -vitro conducted at the laboratory of. The Research applied Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments consisted of (R1 = Jackfruit leaf 40% + Concentrate 60%; R2 = Lamtoro leaf 40% + Concentrate 60% ; R3= Noni leaf 40% + Concentrate 60%; and R4= Turi leaf 40% + Concentrate 60%) with five replicated. The observed variables namely Dry Matter Digestibility and Organic Matter Digestibility. The data were calculated using algebra and then analyzed using variance analysis and tested using honesty significant difference (HSD) test. The research Results of four leaf based on the calculation of the algebra shows the averages of Dry Matter Digestibility (DMD) is R1=22.04±7.23%, R2=33.22±1.97%, R3=33.22±3.31%, R4=43.46±4.26%. Average on Organic Matter Digestibility (OMD) were R1=26.32±7,23%, R2=34.12±1.82%, R3=35.96±3,19%, R4=46.32±4.86%. The results of the analysis of variance showed that the treatment affected the significantly (P<0.05) on Dry Matter Digestibility and Organic Matter Digestibility.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save