Home
Login.
Artikelilmiahs
18130
Update
IDA ROKHANI
NIM
Judul Artikel
EFISIENSI PEMASARAN TELUR AYAM BURAS (Studi Kasus pada Kelompok Wanita Tani Ternak “Wanita Karya” Desa Karanggude Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kelompok wanita tani ternak “WanitaKarya” merupakan salah satu kelompok tani di Kabupaten Banyumas yang memelihara ayam buras (Galusstursicus) dengan produksi berupa telur ayam. Banyaknya lembaga pemasaran mempengaruhi panjang pendeknya saluran pemasaran dan besar kecilnya marjin pemasaran serta farmer’s share, sehingga berpengaruh terhadap tingkat efisiensi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya marjin pemasaran, bagian harga yang diterima oleh peternak (Farmer’s share) dan juga untuk mengetahui saluran pemasaran yang paling efisien secara teknis dan ekonomis. Pengambilan data dilakukan bulan Juni 2014. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karanggude Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, pengambilan sampel dengan metode sensus pada 10 orang peternak dan pengambilan sampel pedagang menggunakan Snowball Sampling berjumlah 5 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, marjin pemasaran, farmer’s share, analisis efisiensi pemasaran secara teknis dan ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kelompok Wanita Tani Ternak “Wanita Karya” di Desa Karanggude Kulon Kecamatan Karanglewas terdapat 2 saluran pemasaran yaitu : 1. KWTT “WanitaKarya” – Anggota–Pengecer – Konsumen, 2. KWTT “WanitaKarya” –Anggota– Konsumen. Marjin pemasaran pada saluran pertama sebesar Rp 600,00,dan marjin pemasaran pada saluran kedua sebesar Rp 500,00. Bagian harga yang diterima peternak farmer’s share pada saluran pertama sebesar 66,67 persen, pada saluran kedua sebesar 70,59 persen. Efisiensi teknis dan ekonomis saluran pemasaran I pada KWTT “Wanita Karya” masing-masing sebesar 4,07 dan 11,66, sedangkan saluran pemasaran II efisiensi teknis dan ekonomis masing-masing sebesar 3,85 dan 12,12. Saluran pemasaran telur ayam buras II lebih efisien dari saluran pemasaran telur ayam buras I.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Women farmers of livestock group"WanitaKarya" is one of the farmer’s group in Banyumasdistrict the maintains (Galusstursicus) with domestic poultry production in the form of chicken egg. Many marketing agencies affect the length of the short marketing channels and marketing margins and the size of the farmesr’s share, so that the effect on the efficiency of marketing channels. This study aims to determine the marketing margin, part of the price received by farmers (Farmer's share) and also to determine the most efficient marketing channels is technically and economically. Data was done in June 2014. The research was conducted in the village of KaranggudeKulon, Karanglewas Sub-district, Banyumas District. The research method used is the case study method, sampling methods snowball sampling of 5 people. Analytical method used are descriptive analysis, marketing margin, the farmer's share, marketing efficiency analysis is technically and economically. The research results showed that the women farmer’s of livestock group "WanitaKarya" in the village of the Karanggudekulon, Karanglewas Sub- districtare two marketing channels: 1. KWTT "WanitaKarya" - Member – Retailer -Consumers, 2. KWTT "WanitaKarya" – Member - Consumers , Marketing margin on the channel I of Rp 600.00, and the marketing margin on channel II of Rp 500.00. Part of prices received by farmers at the farmer's share of 66,67 percentchannel I, channel II of 70,59 percent. Technical and economic efficiency of marketing channels I in KWTT "WanitaKarya," each of 4.07 and 11.66, while the marketing channel II technical and economical efficiency each ofof 3.85 and 12.12. Range chicken eggs marketing channel II is more efficient marketing channel range chicken eggs I.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save