Home
Login.
Artikelilmiahs
18097
Update
SIWI RIZKI KINARSIH
NIM
Judul Artikel
GOOD GOVERNANCE ON THE MANAGEMENT OF VILLAGE FUND IN GENTASARI VILLAGE KROYA SUBDISTRICT CILACAP REGENCY
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jumlah transfer Dana Desa yang meningkat dari tahun ke tahun menimbulkan tuntutan akan Good Governance di level Pemerintah Desa dalam rangka pertanggungjawaban terhadap dana yang berjumlah ratusan juta rupiah dari transfer Dana Desa. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa pelaksanaan pengelolaan dana desa dan mencoba untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kesalahan atau kecurangan. Penelitian ini dilakukan di Desa Gentasari. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan gambaran yang sebenarnya dari fenomena yang terjadi dalam proses akuntansi pengelolaan dana desa, khususnya Dana Desa di pemerintahan desa. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis untuk menjelaskan secara spesifik, untuk mengidentifikasi fenomena melalui bagaimana yang dirasakan oleh aktor dalam situasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perencanaan dana desa di Gentasari memenuhi beberapa kriteria good governance seperti partisipasi, transparansi, responsif dan orientasi konsensus melalui musyawarah pembangunan desa. Visi strategis ditunjukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa. Pelaksanaan dana desa di Gentasari diprioritaskan untuk mendanai pembangunan fisik. Sementara itu, transparansi terbatas dalam bentuk mulut ke mulut. pemerintah desa mencoba untuk mengakomodasi aspirasi warga untuk memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Kepatuhan perangkat desa dengan peraturan, mereka telah mencoba untuk mematuhi peraturan sebaik yang mereka bisa. Karena keterlambatan transfer dana desa dan surplus membuat implementasi dana desa menjadi kurang efektif dan efisien. Umumnya untuk administrasi dan akuntabilitas sudah terlaksana dengan baik tetapi kendala utama adalah pada kompetensi sumber daya manusia yang masih membutuhkan bantuan dari pemerintah yang lebih tinggi. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh BPD, Pemerintahan Kecamatan dan Dispermasdes. Hambatan dalam pengelolaan dana desa di Gentasari adalah penundaan transfer dana desa yang tentunya menghambat proses pembangunan desa. Hambatan kedua adalah kemampuan sumber daya manusia yang terbatas dalam mengelola dana desa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The amount of village fund transfer is planned to increase years by years and creating demand of Good Governance in Village Governance to account for the hundreds of millions of rupiah received from village fund. The purpose of this study was to analysis on the implementation of village fund management and try to identify factors that may lead to errors or fraudulent. This research conducted in Gentasari Village. Using qualitative descriptive study to describe the actual picture of the phenomenon that occurred in the village fund management accounting process, in particular the village fund in the village governance. Using phenomenological approach to illuminate the specific, to identify phenomena through how they are perceived by the actors in a situation. The result of this study show that planning process of village fund in Gentasari has meet several good governance criteria such as participation, transparency, responsiveness and consensus orientation through village development meeting. Strategic vision is shown in their middle term development plan. The implementation of village fund in Gentasari was prioritized to fund the physical development. The transparency is limited in the form of word to mouth. Village government try to accommodate villager aspirations to have same right to participate in development. The village officer compliance with the law they have tried to comply with the law as best as they can. Due to the delays of village fund transfers and the surplus make village fund implementation becomes less efficient and effective. Generally for administration and accountability is well conducted but the major obstacle is on the competencies of human resources who still need assistance from higher government. Monitoring and evaluation conducted by BPD, Subdistrict Governance and Dispermasdes. Obstacles in the management of village fund in Gentasari are delays of village fund transfer of course hamper village development process. Second obstacle is the limited capabilities of human resources in managing village fund.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save