Home
Login.
Artikelilmiahs
18050
Update
ROKHMATUN NAZILAH R.S
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KETINGGIAN ARANG AKTIF PADA BEJANA BERDIAMETER 2,5 CM TERHADAP KADAR LEMAK DAN TOTAL SOLID SUSU KAMBING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tinggi arang aktif dalam bejana berdiameter 2,5 cm terhadap kadar lemak dan total solid susu kambing segar. Materi yang digunakan adalah susu kambing segar berasal dari Experimental Farm Fakultas Peternakan UNSOED sebanyak 5000 ml dan arang aktif dengan merk dagang pure it sebanyak 1 set. Penelitian dilakukan dengan metode experimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu Po : tanpa dilewatkan arang aktif, P1 : arang aktif dengan tinggi 4 cm, P2 : arang aktif dengan tinggi 8 cm dan P3 : arang aktif dengan tinggi 12 cm. Peubah yang diukur yaitu kadar lemak dan total solid. Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan melewatkan susu kambing segar pada arang aktif dalam bejana berdiameter 2,5 cm dengan tinggi yang berbeda berpengaruh tidak nyata ( P > 0,05) terhadap kadar lemak dan total solid susu kambing. Susu kambing segar sebelum dan sesudah dilewatkan arang aktif menghasilkan kadar lemak dan total solid yang sama, namun rataannya cenderung mengalami penurunan setiap penambahan tinggi arang aktif. Kadar lemak dan total solid susu terendah didapat pada susu yang dilewatkan pada arang aktif dengan tinggi 12 cm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research was to assess the effect of height activated charcoal in a funnel with dimeter 2,5 cm on fat content and total solid at fresh goat’s milk. The materials of this research were 5000 ml of fresh goat’s milk from the experimental farm, Faculty of animal husbandry, UNSOED and 1 packed activated charcaol’s with trademark Pure It. This research was conducted by using experimental method with Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 repetition. The treatments were P0 : without passed activated charcoal, P1 : activated chorcoal with height 4 cm, P2 : activated chorcoal with height 8 cm, P3 : activated chorcoal with height 12 cm. Variables measured were fat contens and total solid. Data were analyzed with analysis of variance (ANAVA). The analysis of variance showed that there was no significant (P>0,05) effect of the treatments to fat content and total solid of goat’s milk. Fresh goat's milk passed before and after the activated charcoal produces fat contens and total solid are the same, but average tended to decrease each additional high activated charcoal. Fat contens and total solid lowest in the milk is passed on activated charcoal with a height of 12 cm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save