Home
Login.
Artikelilmiahs
18043
Update
NURLAELY LUTFIYAH
NIM
Judul Artikel
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PANGAN LOKAL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pangan lokal merupakan makanan segar dan belum diolah yang dihasilkan dan dijual di lingkungan kabupaten atau provinsi. Preferensi konsumen terhadap pangan lokal yaitu derajat kesukaan dan ketidaksukaan konsumen terhadap pangan lokal dan hal ini akan berpengaruh terhadap konsumsi pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian bersifat kuantitatif dimana pengambilan data menggunakan teknik non-probability convenience sampling dengan total responden sebanyak 120 responden. Faktor analisis digunakan untuk mengidentifikasi preferensi konsumen terhadap pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data diolah menggunakan SPSS v16. Tahapan pengolahan data meliputi : a) pengurangan data, b) perhitungan KMO, c) analisis communalities, d) total variance explained, e) factor matrix dan f) rotated factor marix. Hasil penelitian menunjukkan tujuh faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap pangan lokal: a) Kesegaran, kesehatan dan kualitas pangan lokal, b) Mendukung ekonomi lokal melalui keaslian produk, c) Keluarga terbiasa memakan pangan lokal yang mudah diolah, d) warna menarik serta rasa yang enak dan tidak menggunakan kemasan, e) Kemudahan mendapatkan pangan lokal dengan harga murah, f) Promosi tentang pangan lokal, g) Pengalaman membeli pangan lokal dengan rasa yang enak dan kualitas bagus. Total varians yang dihasilkan dari ke 7 faktor diatas untuk menjelaskan preferensi konsumen terhadap pangan lokal adalah 70,560%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Local food is unprocessed food produced and sold in the neighborhood district or province. Consumer preferences towards local food is defined as the degree of consumers likelihood to local food and that affect on food consumption. The purpose of this research is to know the consumer preferences to local food in Yogyakarta. The research employed quantitative technique and data was collected using non-probability convenience sampling. A total of 120 respondents completed the questionnaire. Factor analysis was used to identify consumer preferences towards local food in the special region of Yogyakarta. The data was processed using SPSS v16. Stages of the data processing include: a) data reduction, b) KMO calculation, c) analysis communalities, d) total variance explained, e) factor matrix and f) rotated factor matrix. The results showed that seven factors influence consumer preferences towards local food that are: a) freshness, health and quality food local, b) Support local economies through the authenticity of products, c) Family are accustomed to consuming local food that is easily processed, d) attractive colors as well as good flavors and not use packaging, e) the ease of getting local food at cheap prices, f) the promotion of local food, g) local food buying experience with delicacy and good quality. Total variance explained consumer preferences of local food from all 7 factor is 70,560%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save