Home
Login.
Artikelilmiahs
18010
Update
WIDYA MAYLIRIZKA
NIM
Judul Artikel
FACTORS AFFECTING ON MANPOWER ABSORPTION IN INDONESIA 2011-2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Masalah ketenagakerjaan Indonesia pada umumnya adalah kesempatan kerja yang kurang memadai untuk menampung jumlah angkatan kerja yang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Namun berdasarkan data statistik pada tahun 2011 hingga 2015, kenaikan jumlah angkatan kerja tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pengangguran. Karena secara keseluruhan tingkat pengangguran justru mengalami penurunan. Hal ini menandakan bahwa kesempatan kerja yang ada di Indonesia semakin luas. Disamping itu, berdasarkan sumber dari beberapa literatur, penyerapan tenaga kerja untuk daerah-daerah di Indonesia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu PDRB, upah minimum, penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif periode 2011 hingga 2015 dan sebagai objek penelitian ini adalah 33 provinsi yang ada di Indonesia. Adapun metode kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis pengaruh PDRB, UMP, serta PMA dan PMDN terhadap Penyerapan Tenaga adalah analisis dengan menggunakan Regresi Data Panel. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka didapatkan hasil bahwa seluruh variabel yaitu PDRB, PMA, PMDN dan UMP berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Pengaruh positif tersebut yaitu apabila terjadi kenaikan nilai PDRB, PMA, PMDN, dan UMP, maka akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia, Ceteris Paribus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The problem of Indonesian labor in general is the insufficient and inadequate job opportunity, where there is the increasing of labor force every year. However, based on the data from 2011 to 2015, the increase in the labor force does not have a significant impact on unemployment, because the unemployment rate has decreased every year. This indicates that the job opportunities existing in Indonesia are increasingly widespread so as to increase the number of working labor force. In addition, based on the sources of some literature obtained, labor absorption for regions in Indonesia can be affected by several factors, namely GRDP, provincial minimum wage, foreign investment and domestic investment. Analysis method uses a descriptive analysis method and quantitative analysis method which starts period 2011 to 2015 and as much as 33 provinces in Indonesia as the object. The quantitative method used to analyse each variables consisting of GDRP, provincial minimum wage, foreign investment and domestic investment on labor absorption is the analysis using Panel Data Regression. Based on the results shows that all of variables are had positive and significant impact on employment in Indonesia. The positive influence that is if there is a rise in GRDP, FDI, DI and PMW, then it will increase on labor absorption in Indonesia, Ceteris Paribus.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save