Home
Login.
Artikelilmiahs
17941
Update
WAHYU SETIAWAN
NIM
Judul Artikel
Pola Pendidikan Anak Tunagrahita (Studi Deskriptif Pola Pendidikan Anak Tunagrahita Berbasis Model Pembelajaran The Exposition Model Di SLB C Dan C1 Yakut Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi ini berjudul “Pola Pendidikan Anak Tunagrahita ( Studi Deskriptif Pola Pendidikan Anak Tunagrahita Berbasis Model Pembelajaran The Exposition Model Di SLB C Dan C1 Yakut Purwokerto)”. SLB C dan C1 Yakut Purwokerto merupakan sekolah yang khusus untuk anak tunagrahita ringan dan sedang. setiap sekolah tentunya mempunyai pola pendidikan untuk di terapkan. Sama halnya dengan SLB Cdan C1 Yakut Purwokerto, yang menggunakan model pembelajaran khusus karena anak tunagrahita merupakan anak yang mempunyai keterlambatan dalam berpikir sehingga memerlukan model khusus yaitu menggunakan model pembelajaran the exposition model dimana guru yang lebih memusat pada aktivitas guru dan penyampaian materi dengan cara menerangkan materi secara terperinci. Model pembelajaran the exposition model yang di lakukan oleh guru agar anak tunagrahita dapat berkembang dan menyerap materi yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara guru mendidikan anak tunagrahita dan juga untuk mengetahui apa saja kendala yang di hadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sasaran utama yaitu guru SD di SLB C dan C1 Yakut Purwokerto. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan model pembelajaran the exposition model yang di terapkan adalah model ini di anggap paling tepat di terapkan di SLB C dan C1 Yakut Purwokerto karena karakteristik anak tunagrahita yang berbeda dengan anak pada umumnya, sehingga guru di tuntut harus aktif dan mampu menangani setiap anak di kelas dalam proses belajar mengajar. Hasil dari penerapan model pembelajaran tersebut adalah untuk tunagrahita ringan perkembangan siswanya terlihat sudah mampu membaca, menulis, dan berhitung, sedangkan untuk anak tunagrahita sedang menjadi tidak bergantung kepada orang lain dan lebih mandiri, namun untuk kemampuan membaca, menulis dan berhitung masih rendah hal tersebut di karenakan kemampuan akademik tunagrahita sedang yang rendah. Adapun kendala yang di alami guru dalam penerapan model pembelajaran the exposition model yaitu kondisi dan karakteristik anak tunagrahtia, faktor sekolah, faktor guru, dan faktor orang tua. Saran dan kritik untuk penelitian ini adalah untuk pemerintah diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan yang lebih menjamin dan memperhatikan secara khusus terhadap keberlangsungan pendidikan bagi anak tunagrahita dengan memberikan bantuan khususnya pendanaan dan sarana prasarana sehingga memudahkan anak tunagrahita dalam proses belajar mengajar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This thesis entitles “ educational system of tunagrahita children “ (Descriptive study of educational system of tunagrahita children based on learning role the exposition in SLB C and C1 Yakut Purwokerto). SLB C and C1 Yakut Purwokerto are devoted for tunagrahita children – suffering mild and medium symptom certainly every school has educational pattern to be applied included SLB C and C1 Yakut Purwokerto applying the special system to face the children having method retardhation with using the exposition model –focusing on teacher’s activity and teaching a detailed by teacher so that d lesson. This model is conductee tunagrahita children can developed and understand the lesson. The researcher’s purpose observer the teaching method and the problem faced by the teacher with the exposition model in SLB Yakut Purwokerto. This qualitative research is needed by teacher in SLB Yakut Purwokerto as primary informant. The technique of determined informant uses purposive sampling and the data collection technique with interviewing, observing and documenting. Then, the data analysis technique is interactive analysis role. Result of this research show the learning model of exposition which is used most properly in SLB Yakut Purwokerto because of different characteristic of tunagrahita children genally with other children, so that the teacher must be communicative on teaching process in the class. The result is that development from law level of tunagrahita children is enough seen such as reading, writing, counting, while medium level of tunagrahita children becomes independent however skill of reading, writing, and counting are stil weak. Nevertheless abstracler which is had by the teacher using the learning model is condition and characteristic of tunagrahita children and factor of school teacher, parents. Finally, governent should be able to give support which more asher and consider tunagrahita children for continuity of their education and facilities of school. The implications for this research is to the government should pay more attention and care to the education of children with special needs and then to For the school to be on the increase again pendidikkannya services. The number of teachers in SLB C and C1 Purwokerto still very limited so the need for increasing the number of ideal teachers and for parents to be more patient and know the characteristics of children with intellectual challenges, and the latter parents should support children in education.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save