Home
Login.
Artikelilmiahs
17920
Update
ELSY EMMILY GRACIA
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN NILAI FUNGSI PARU ANTARA ANGGOTA DAN BUKAN ANGGOTA PADUAN SUARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang. Paduan suara merupakan salah satu kegiatan seni vokal yang melatih anggotanya untuk dapat bernyanyi dengan baik dan benar. Salah satu komponen dalam latihan paduan suara adalah latihan otot pernapasan. Latihan otot pernapasan diketahui dapat meningkatkan fungsi paru pada pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Latihan paduan suara diduga dapat meningkatkan nilai fungsi paru. Tujuan. Mengetahui perbedaan nilai fungsi paru (FEV1 dan FVC) antara mahasiswa anggota dan bukan anggota paduan suara. Metode. Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden terdiri dari 10 anggota paduan suara dan 10 bukan anggota paduan suara yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dipilih dengan metode purposive sampling. Fungsi paru (FEV1 dan FVC) diukur dengan spirometri. Uji Mann Whitney dilakukan untuk mengetahui perbedaan fungsi paru antara anggota dan bukan anggota paduan suara (p<0,05) Hasil. Terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai FEV1 anggota dan bukan anggota paduan suara (p=0,001), dan nilai FVC anggota dan bukan anggota paduan suara (p=0,000) yang menunjukkan bahwa lebih tinggi fungsi paru pada anggota paduan suara dibandingkan bukan anggota paduan suara. Kesimpulan. Terdapat perbedaan nilai fungsi paru antara anggota dan bukan anggota paduan suara.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. Choir is one of the vocal art activity which is train the choristers to sing with the right techniques. One of the most important component in choir is to train the respiratory muscle. From the research, the train of the respiratory muscle can increase the lung function values in Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) patient. Choir pratice be expected can increase the lung function values. Objective. To determine the difference of lung function values (FEV1 and FVC) between the choristers and non choristers. Methods. This study used the analitic observational with cross sectional approach. The respondents consist of 10 choristers and 10 non choristers who fulfilled inclusion and exclusion criteria was recruited with purposive sampling method. The lung function values (FEV1 and FVC) was measured using spirometry. The Mann Whitney test used to determine the difference of lung function values between the choristers and non choristers. (p<0,05) Result. There was significant difference of the FEV1 values between the choristers and non chorister (p=0,001), and the difference value of FVC (p=0,000) which showed that the values of choristers’s lung function were higher than the non choristers. Conclusion. There was a difference of lung function values between the choristers and non choristers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save