Home
Login.
Artikelilmiahs
17863
Update
LARAS JULIA MANDASARI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh aromaterapi lemon terhadap memori jangka pendek pada lansia di kelurahan kebon baru, Tebet
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK LatarBelakang: Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Gangguan memori jangka pendek merupakan salah satu gangguan yang terjadi pada lanjut usia, untuk itu dibutuhkan terapi untuk mengatasinya. Salah satu terapi yang dapat meningkatkan memori jangka pendek yaitu dengan non-farmakologi. Tujuan: Mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap memori jangka pendek di Kelurahan Kebon Baru, Tebet. Metode:Metode dalam penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan non-randomized pretest-posttest with control group design, metode purposive sampling dengan jumlah 30 orang. Instrumen menggunakan MMSE dan uji analisis menggunakan t berpasangan dan t tidak berpasangan. Hasil:Rerata skor memori jangka pendek pada kelompok intervensisebelum menghirup minyak lemon yaitu 18,73 dan sesudah menghirup minyak lemon yaitu sebesar 22,40 dengan p<0,00. Rerata skor memori jangka pendek pada kelompok kontrol sebelum diobservasi adalah 18,43 dan sesudah menghirup minyak lemon yaitu sebesar 18,93 dengan p<0,089. Hasil uji t tidak berpasangan diketahui nilai p = 0,00. Kesimpulan: Ada pengaruh bermakna aromaterapi lemon terhadap memori jangka pendek di Kelurahan Kebon Baru, Tebet.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background: The number of elderly people in Indonesia continues to increase significantly. Short-term memory impairment is a disorder that occurs in the elderly, therefore needed therapy to overcome.One of therapy can improve short-term memory is non-pharmacological. Objective: To determine the effect of lemon aromatherapy on short-term memory at Kelurahan KebonBaru, Tebet. Method: The method used in this research was quasi experimental method with non-randomized pretest-posttest with control group design, this research used purposive sampling method with the sample size of 30 people. The instrument of this research used MMSE and the analytical test used paired-t test and unpaired-t test. Result: The average score of short-term memory in intervetiongroupbefore aromatherapy was 18,73 andafter aromatherapy become 22,40 with p value < 0,00. The average score of short-term memory incontrol group before obsevation was 18,43gand after observation become 18,93 with p value <0,089. The result of unpaired-t test determined p value = 0,00. Conclusion:There was a significant effect of lemon aromatheraphy on short-term memory at Kelurahan Kebon Baru, Tebet.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save