Home
Login.
Artikelilmiahs
17828
Update
SUSI MUGIASIH
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN PENGARUH LAMA PENYIMPANAN ERITROSIT ≤ 14 HARI DAN > 14 HARI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN POST TRANSFUSI PRC PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN ANEMIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronis (GGK) hampir selalu menderita anemia. Transfusi PRC merupakan salah satu terapi untuk mengatasi anemia pada kadar hemoglobin yang sangat rendah pada penderita GGK. Namun lama penyimpanan PRC yang berbeda-beda belum diketahui pengaruhnya pada penderita GGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh lama penyimpanan eritrosit ≤ 14 hari dan > 14 hari terhadap peningkatan kadar hemoglobin post transfusi PRC pada pasien GGK dengan anemia. Metodologi: Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan pre and post test control group design. Penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu penyimpanan ≤ 14 hari yang diamati kadar hemoglobin pre transfusi, kemudian diberikan transfusi PRC dengan penyimpanan 1-14 hari. Pada penyimpanan > 14 hari diamati kadar hemoglobin pre transfusi, kemudian diberikan transfusi PRC dengan penyimpanan 15-22 hari. Masing-masing kelompok dilakukan pemeriksaan ulang kadar hemoglobin 8 jam post transfusi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada kedua kelompok (p=0,713). Rerata peningkatan kadar hemoglobin pada penyimpanan ≤ 14 hari (1,2±0,4), dan pada penyimpanan > 14 hari (1,1±0,5). Kesimpulan: Penyimpanan ≤ 14 hari dan > 14 hari sama-sama efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien GGK dengan anemia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Patients with chronic renal failure (CRF) mostly severe with anaemia. PRC transfusion is one of therapies to overcome anaemia on very low haemoglobin levels on patients with CRF. This study aims to know the impact differences of erythrocyte storage length between ≤ 14 days and > 14 days towards the increase of haemoglobin levels post PRC transfusion on CRF patients with anaemia. Methodology: This experimental study applied experiment with pre- and post-test control group design. The study was divided into two groups - storage of ≤ 14 days observed the haemoglobin levels pre-transfusion, and then given PRC transfusion with storage of 1 to 14 days. The storage of > 14 days was observed the haemoglobin levels pre-transfusion, then treated PRC transfusion with the storage about 15 to 22 days. Each group was rechecked haemoglobin levels of eight hours after getting transfusion. Results: The findings showed that there were no significant differences on the increase of haemoglobin levels in both groups (p=0,713). The mean of the increase of haemoglobin levels on the storage of ≤ 14 days (1,2±0,4), and on the storage of > 14 days (1,1±0,5). Conclusion: The storage of ≤ 14 days are as effectives as that of > 14 days to increase the haemoglobin levels on CRF patients with anaemia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save