Home
Login.
Artikelilmiahs
17768
Update
M. YAFUZ MUZAKKA
NIM
Judul Artikel
DIMENSI POLITIK DALAM PERKEMBANGAN KERJASAMA PENGELOLAAN WISATA DATARAN TINGGI DIENG ANTARA KABUPATEN BANJARNEGARA DAN KABUPATEN WONOSOBO PERIODE 1974-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian masalah ini adalah mengenai perkembangan kerjasama pengelolaan kawasan Dataran Tinggi Dieng dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kerjasama antara Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo periode 1974-2016, serta dimensi politik di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sasaran utama penelitian kepala bidang pariwisata pariwisata Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Metode pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama diawali dengan pembentukan strutur awal pengelolaan, kemudian pembagian wilayah administratif, pembagian retribusi, perubahan bagi hasil, penentuan program, pembentukan badan pembina dan pengelola, penetapan pemungutan retribusi, konsep pengelolaan kawasan wisata dalam berbagai bidang, pengembangan wisata, uji coba pelaksanaan pungutan karcis masuk terusan dan terakhir kerjasama yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Faktor yang mendorong kerjasama; potensi dan keterbatasan daerah, serta kesamaan kepentingan. Faktor penghambat antara lain kompetisi yang tidak sehat, kepentingan pribadi daerah, dan rendahnya koordinasi antar sektor dan antar daerah. Terakhir, aspek politik yang terdapat di dalam kerjasama adalah politik pengelolaan wisata kawasan Dataran Tinggi Dieng yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo meliputi pengelolaan obyek. Berikutnya yakni konflik politk penguasaan retribusi daerah melalui pungutan Liar oleh Pemerintah Daerah Wonosobo
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research objective of this problem is the development of co-management Dieng Plateau area and the factors that support and hinder cooperation between Banjarnegara and Wonosobo regency period 1974-2016, as well as the political dimension in it. The method used is descriptive qualitative research main target area heads tourism tourism Banjarnegara and Wonosobo regency. Taking method informant used purposive sampling. Methods of data collection using in-depth interviews, observation and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis. The results showed that cooperation begins with the formation of strutur beginning of management, then the division of administrative areas, the changes to the results, the determination of program, entity formation builder and manager, determination of fee collection, the concept of management of tourist areas in various fields, tourism development, testing implementation of the admission fee and the last canal partnership involving the Government of Central Java Province. Factors that encourage collaboration; the potential and limitations of the area, as well as shared interests. Inhibiting factors include unfair competition, and lack of coordination between sectors and between regions. Lastly, the political aspects contained in the management of political co-operation is the Dieng Plateau area tours conducted by the District Government includes the management of the object. Next the conflict of political domination through levies Illegal levies by Local Government Wonosobo.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save