Home
Login.
Artikelilmiahs
17722
Update
NURIL FAJERIYATI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Antara Keaktifan Kunjungan Posyandu, Pendapatan dan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita di Puskesmas I Baturaden
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi status gizi antara lain keaktifan kunjungan posyandu, pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara keaktifan kunjungan posyandu, pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita Di Puskesmas I Baturaden. Metodologi Penelitian : Desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 108 balita dipilih dengan metode accidental sampling. Parameter yang di amati yaitu, karakteristik, keaktifan mengunjungi posyandu, pendapatan dan pengetahuan dan status gizi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi – Square. Hasil : Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara keaktifan kunjungan posyandu dengan status gizi (p = 0,411), pendapatan keluarga dengan status gizi balita (p = 0,146) dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita Di Puskesmas I Baturaden (p = 0,057). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara keaktifan kunjungan posyandu, pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Kata Kunci : Balita, Posyandu, Status Gizi
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Factors that can affect the nutritional status were activity visiting on posyandu, family income and mother's knowledge. Objective: To identify the relationship between the activity visiting on posyandu, family income and knowledge of mothers with toddler nutritional status at Puskesmas I Baturaden. Research Methodology: cross sectional study design was used. The total of sample 108 toddler selected by accidental sampling method. The parameters observed were which characteristics, activity visiting on posyandu, income and knowledge and nutritional status. Bivariate analysis used the Chi – Square test. Results: Based on Statistical analysis showed that there was no correlation between the activity of the posyandu visit nutritional status (p = 0,411), family income with nutritional status (p =0,146), and there is correlation between mother’s knowledge with nutritional status on toddler in Puskesmas I Baturaden (p = 0,057). Conclusion: There were no association between the activity visiting on Posyandu, family income and mothers’s knowledge with nutritional status on toddler Keywords: Toddler, posyandu, Nutritional Status
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save