Home
Login.
Artikelilmiahs
17507
Update
DIAN WAHYUNINGSIH
NIM
Judul Artikel
KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pepaya California merupakan salah satu komoditas lokal potensial di Kabupaten Kebumen. Kecamatan Mirit sebagai salah satu sentra produksi, namun produktivitasnya masih fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui biaya dan pendapatan usahatani pepaya California di Kecamatan Mirit, 2) mengetahui kelayakan usahatani pepaya California di Kecamatan Mirit dari aspek finansialnya, 3) mengetahui tingkat kepekaan usahatani pepaya California di Kecamatan Mirit terhadap kenaikan biaya dan penurunan harga jual. Penelitian dilakukan di 3 desa yaitu Desa Wiromartan, Desa Tlogopragoto, dan Desa Lembupurwo pada bulan Juni sampai Juli 2016. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Sasaran penelitian adalah petani yang mengusahakan pepaya California pada musim tanam tahun 2011. Petani yang menjadi responden dipilih dengan metode Purposive Sampling dan diperoleh 23 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usahatani yang dikeluarkan adalah sebesar Rp65.015.530/ha dan pendapatan bersih sebesar Rp52.582.966/ha. Secara finansial usahatani pepaya California tersebut masih dalam kondisi layak dengan hasil perhitungan NPV sebesar Rp20.866.883; IRR sebesar 39,8%; Net B/C sebesar 1,45 dan PBP sebesar 1 tahun 11 bulan 5 hari. Berdasarkan analisis sensitivitasnya, usahatani pepaya California masih dikatakan layak jika terjadi kenaikan biaya hingga 48%. Usahatani pepaya California juga masih dikatakan layak jika terjadi penurunan harga jual hingga 23%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Papaya California is one of the local commodity potential in Kebumen Regency. Mirit Subdistrict as one of the production center, but productivity is still volatile. The aim of the research were 1) to analyze the cost and farm income of papaya California in Mirit Subdistrict,2) to analyze the feasibility of farming papaya California in Mirit Subdistrict of financial aspect, 3) to analyze the level sensitivity if there is can increase of production cost and selling price decrease. The research was conducted in three villages namely, Wiromartan Village, Tlogopragoto Village, and Lembupurwo Village on Juny until July 2016. The research was conducted using survey method. Research target was farmer who conducted papaya California farming in planting season 2011. Farmers who were respondents selected by Purposive Sampling method and obtained 23 farmers. The result showed that the total cost is Rp65.015.530/ha and income Rp52.582.966/ha. Financially, papaya California farming has feasible condition to run because the result for investment criteria such as NPV was 20.866.883; IRR was 39,8%; Net B/C was 1,45 and PBP was 1 years 11 months 5 days.Based on the sensitivity analysis, if the cost increases to 48% papaya California farmings feasible to run. Papaya California farming is still feasible if there is a decrease in selling price to 23%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save