Home
Login.
Artikelilmiahs
17498
Update
ANGGI KARTIKA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Kampung Ramah Anak di Karanganyar RW.16, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gencarnya pembangunan wilayah di Kota Yogyakarta menyebabkan lingkungan menjadi belum responsif dengan kebutuhan anak, kemudian muncul berbagai permasalahan anak seiring dengan banyaknya pembangunan wilayah di Kota Yogyakarta, maka hal ini menjadi suatu tanggungjawab bagi masyarakat Kota Yogyakarta khususnya masyarakat Karanganyar RW.16, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan untuk melindungi kehidupan anak-anak yaitu dengan mewujudkan program Kampung Ramah Anak (KRA). KRA merupakan sarana dalam mempercepat pemenuhan hak anak sekaligus memberikan perlindungan kepada anak di tingkat kampung atau RW. Peneliti memfokuskan perhatian mengenai bagaimana masyarakat Karanganyar RW.16 memaknai program KRA, peran yang dilakukan dalam mewujudkan KRA serta kendala yang dihadapi dalam mewujudkan KRA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama masyarakat Karanganyar RW.16 memaknai KRA sebagai sarana pemenuhan kebutuhan anak, sarana pendidikan di masyarakat dan lingkungan, serta sebagai wadah kegiatan anak. Kedua, peran yang dilakukan dalam mewujudkan KRA terbagi kedalam 5 klaster KRA yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan. Ketiga, kendala yang dihadapi dalam mewujudkan KRA yaitu kesibukan orangtua dan pengurus Gugus Tugas Dewasa, adanya rasa idealisme dari pengurus Gugus Tugas Dewasa serta kurangnya partisipasi anak dalam kegiatan di KRA.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The incessant development in Yogyakarta city causes the environment has not been responsive with the child's needs, then comes the issues of children in line with regional development in Yogyakarta city. It becomes a responsibility for the society in Yogyakarta especially in Karanganyar RW 16, Brontokusuman Village, Mergangsan district to protect the life of children. One way is create a child-friendly village program (KRA). KRA is a means to accelerate the fulfillment of the children’s rights as well as provide protection to children in villages or RW. Researcher focused on how the society in Karanganyar RW.16 interpret KRA program, the role played in realizing KRA, and problem faced in realizing the KRA. This research using descriptive qualitative method. The results of this research showed that, first the society in Karanganyar RW.16 interpret the KRA as a means of fulfilling the needs of the child, the means of community education and became a place for children activities. Second, the role played in realizing KRA is divided into five clusters that embodied in various activities. Third, the problems faced in realizing the KRA are busyness of parents and executive adult task force, there is a sense of idealism of executive adult task force and lack of child participation in KRA activities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save