Home
Login.
Artikelilmiahs
17419
Update
LELY HAYU DAMARYATI
NIM
Judul Artikel
Aplikasi Nematoda Entomopatogen Heterorhabditis sp. Isolat Cilongok Berdasarkan Ambang Ekonomi Dua Larva Per Tanaman untuk Mengendalikan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji kemempanan nematoda entomopatogen Heterorhabditis sp. isolat Cilongok terhadap intensitas serangan ulat grayak (Spodoptera litura F.) pada tanaman kubis yang diaplikasikan berdasarkan ambang ekonomi dua larva per tanaman 2) membandingkan kemempanan nematoda entomopatogen Heterorhabditis sp. dengan berbagai insektisida sintetis terhadap pengendalian serangan ulat grayak (S. litura F.). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Agustus 2016 di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dan kebun percobaan Pratin di Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah tanpa perlakuan (kontrol), NEP dengan kosentrasi 400 JI/ml, 600 JI/ml dan 800 JI/ml, insektisida berbahan aktif profenofos, karbonsulfan, deltametrin, buprofezin dan Bacillus thuringiensis. Variabel yang diamati adalah kelompok telur, populasi ulat, populasi imago pada Yellow trap, intensitas serangan dan bobot krop kubis. Hasil penelitian menunjukkan nematoda entomopatogen Heterorhabditis isolat Cilongok berdasarkan ambang ekonomi dua larva per tanaman belum efektif seperti halnya dengan penggunaan insketisida dalam mengendalikan intensitas serangan dan populasi ulat grayak (S. litura) pada tanaman kubis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was aimed to 1) assess effectiveness of entomopathogenic nematode Heterorhabditis sp. Cilongok isolate against the instensity attacks of cabbage cluster caterpillar (Spodoptera litura F.) on cabbage applied based on economy threshold two larvae per plant 2) compare the effectiveness of entomopathogenic nematode Heterorhabditis sp. to some synthetic insecticides to control the attacks of caterpillar. This research was conducted on April until August 2016 at Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and at the experimental station Pratin at Serang, Karangreja, Purbalingga. The experiment used Randomized Complete Block Design (RCBD) with 9 treatments and 3 replications. The treatments were without any treatment (control), entomopathogenic nematode with concentration of 400 Infective Juvenil/ml, 600 Infective Juvenil/ml and 800 Infective Juvenil/ml, insecticide of prophenophos, carbonsulfan, deltamethrin, buprofezin and Bacillus thuringiensis. The measured variables were mass of egg, larvae population, imago population on yellow trap, the intensity of attacks and the weight of cabbage crop. The results showed that the entomopathogenic nematode Heterorhabditis sp. Cilongok isolate based on economy threshold two larvae per plant have not been effective as it is with use insecticide in controlling the intensity of attacks and population of cabbage cluster caterpillar (Spodoptera litura F.) on cabbage.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save