Home
Login.
Artikelilmiahs
17413
Update
J ARINDA P
NIM
Judul Artikel
Perbedaan tingkat depresi orang tua yang memiliki satu anak skizofrenia dan orang tua yang memiliki lebih dari satu anak skizofrenia di RSUD Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan sindrom dengan variasi penyebab dan perjalanan penyakit yang luas, akibat pengaruh genetik, fisik dan sosial budaya. Bagi orang tua, tentunya sangat prihatin apabila mereka mempunyai anak skizofrenia, faktor ini memicu konflik keluarga serta mempunyai beban yang menimbulkan masalah emosional dan sosial pada orang tua sehingga menjadi depresi. Prevalensi depresi di Indonesia yaitu sebesar 6% atau sekitar 16 juta orang dari seluruh penduduk. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan tingkat depresi antara orang tua yang memiliki satu anak skizofrenia dan orang tua yang memiliki lebih dari satu anak skizofrenia di RSUD Banyumas. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampling adalah total sampling dengan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) dan kuesioner Beck Depression Inventory (BDI). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Responden sebanyak 60 orang tua terdiri dari 30 orang tua yang memiliki satu anak skizofrenia dan 30 orang tua yang memiliki lebih dari satu anak skizofrenia. Analisis data dengan uji Mann-Whitney didapatkan p=0,021 (p<0,05) menunjukan bahwa terdapat perbedaaan signifikan pada tingkat depresi orang tua yang memiliki satu anak dan lebih dari satu anak skizofrenia. Kesimpulan: Terdapat perbedan tingkat depresi antara orang tua yang memiliki satu anak skizofrenia dan orang tua yang memiliki lebih dari satu anak skizofrenia di RSUD Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Schizophrenia is a syndrome with variation of causes and pathogenesis, due to genetic, physical, and socio-culture influences. For parents, it is certainly a concern to have a child with schizophrenia, this factor can spark family conflict, emotional, and social problems of parents which can result in depression. The prevalence of depression in Indonesia is as much as 6% out of 16 million people. Objective: To know the differences in depression level between parents who have a child with schizophrenia and parents who have more than one child with schizophrenia in RSUD Banyumas Methods: The design of this study was analytic observational with cross-sectional approach. The sampling method was total sampling with inclusion and exclusion criterias. The instruments used in this study were Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) and kuesioner Beck Depression Inventory (BDI). Mann-Whitney test was used to analyse the data. Result: The data acquired from 60 respondents which consisted of 30 parents who have one child with schizophrenia and 30 parents who have more than one child with schizophrenia which then analysed using Mann-Whitney test showed the value of p=0,021 (p<0.05). This showed significant differences in depression level between parents who have a child with schizophrenia and parents who have more than one child with schizophrenia in RSUD Banyumas Conclusion: Significant differences existed in depression level of parents who have a child with schizophrenia and parents who have more than one child with schizophrenia in RSUD Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save