Home
Login.
Artikelilmiahs
17314
Update
ISRI NUR FAZRIYAH
NIM
Judul Artikel
Hubungan Kadar Kadmkium Dan ZInk Pada Penderita Kanker Payudara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kanker payudara di Indonesia berada di urutan kedua sebagai kanker yang paling sering ditemukan pada perempuan. Logam berat seperti kadmium merupakan polutan lingkungan yang telah diklasifikasikan sebagai karsinogen manusia oleh Badan Penelitian Kanker Internasional dan Program Toksikologi Nasional. Faktor yang berperan terhadap kadar kadmium adalah kadar zink darah. Zink dan kadmium akan bersifat antagonis antara satu dengan yang lainnya. Kedua unsur ini akan bersaing menempati sisi aktif protein, dalam hal ini metallotionin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar kadmium dan zink pada penderita kanker payudara. Desain penelitian ini adalah analitik observational dengan pendekatan cross-sectional. Total responden penelitian ini adalah 62 orang yang didapatkan dengan metode consecutive sampling. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan pemeriksaan plasma darah dengan Atomic Absorbtion Spectofotometri (AAS). Hasil penelitian 62 responden usia didapatkan rerata 49,25±11,54. Kadar zink pada 62 responden memiliki rerata 1326,62 µg/L ±1247,65 µg/L . Kadar kadmium pada 9 responden dapat diamati dengan rerata 17,22 µg/L±7,58 µg/L, kadar kadmium pada 53 responden menunjukkan kadar kadmium tidak dapat dideteksi oleh alat dikarenakan kadarnya yang terlalu rendah dan batas deteksi alat 0,01 ppm. Hubungan kadar kadmium dan usia memiliki nilai slope 0,522, hubungan kadar zink dan usia memiliki nilai korelasi -0,106, dan hubungan kadar kadmium dengan kadar zink memiliki nilai slope -0,976. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan kadar kadmium darah dan kadar zink darah pada penderita kanker payudara tidakdapat dianalisis. Kata kunci : Kadmium, zink, kanker payudara
Abtrak (Bhs. Inggris)
Breast cancer came in second as the most common cancer found in Indonesia women. Environmental factors that have been known to be a factor for breast cancer are environmental pollutants such as heavy metals. Heavy metals such as cadmium is an environmental pollutant that has been classified as a human carcinogen by the International Agency for Research on Cancer and the National Toxicology Program. Factors that contribute to the content of cadmium is blood zinc levels. Zinc and cadmium will be antagonistic to each other. Both of these elements will compete occupy the active site of protein, in this case as metallotionin. This study aims to determine the relationship between levels of cadmium and zinc in patients with breast cancer. This study design was observational analytic with cross-sectional approach. Total survey respondents are 62 people who obtained with consecutive sampling method. Data were obtained through a questionnaire and examination of blood plasma with Atomic Absorption Spectofotometry (AAS). Results of the study found the average age of respondents 62 49.25 ± 11.54. Zinc levels in 62 respondents had a mean 1326.62 µg/L ± 1247.65 µg/L. Cadmium levels in 9 respondents can be observed with a mean of 17.22 µg/L ± 7.58 µg/L, the content of cadmium in 53 respondents showed cadmium levels can not be detected by the instrument because the measure is too low and the detection of 0.01 ppm . Relations cadmium levels and ages have a slope value of 0.522, the correlated zinc levels and ages have correlated value of -0.106, and the correlated with the levels of zinc cadmium levels have a slope value of -0.976. The conclusion of this study is the correlation levels of blood cadmium and zinc levels in the blood of breast cancer patients can not be analyzed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save