Home
Login.
Artikelilmiahs
17306
Update
ROFIQ WAHYU SULISTYO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS PERIODE 2009-2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dan perkembangan kinerja keuangan Pemkab. Banyumas selama periode 2009 sampai dengan 2015. Untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas menggunakan analisis rasio keuangan daerah yang terdapat dalam proses Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setiap tahunnya. Rasio-rasio keuangan yang dijadikan indikator pengukuran kinerja keuangan adalah rasio serapan dana perimbangan, alokasi belanja langsung dari Dana Alokasi Umum (DAU), alokasi belanja langsung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD), besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa), realisasi belanja, peta potensi daerah, dan peningkatan PAD. Sedangkan untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan digunakan analisis tren metode kuadrat terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kinerja keuangan Pemkab Banyumas selama periode 2009-2015 berada pada kategori Baik dengan rata-rata skor kinerja sebesar 2,38 (Tinggi). Selanjutnya, perkembangan kinerja keuangan Pemkab Banyumas selama periode 2009-2015 cenderung meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis tren yang menghasilkan persamaan garis Y = 2,38+0,0004X dimana kemiringan garis/ gradien menunjukkan angka positif yaitu 0,0004. Kemiringan garis positif 0,0004 berarti menunjukkan rata-rata kenaikan kinerja keuangan Pemkab Banyumas sebesar 0,0004X setiap tahunnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted at the District Government of Banyumas. This study aims to determine the financial performance and the development financial performance of District Government of Banyumas during the period 2009-2015. To determine the financial performance of District Government of Banyumas is using the financial ratio analysis contained in the Performance Evaluation of Regional Government (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah/ EKPPD) organized by the Ministry of Home Affairs (MoHA) anually. Financial ratios were used as indicators of financial performance measurement is the ratio of uptake of fiscal balance transfers (dana perimbangan), the allocation of direct expenditure of General Allocation Grant (DAU), the allocation of direct expenditure in the State Budget (APBN), the amount of local own-source revenue (PAD), the amount of financing surplus (silpa), realization of expenditure, a map of potential areas, and increased local own-source revenue (PAD). As for knowing the development of financial performance used the trend analysis with least squares method. The results showed that the average financial performance of District Government of Banyumas during the period 2009-2015 is in the Good category with average performance score equal to 2,38 (High). Furthermore, the development of financial performance District Government of Banyumas during the period 2009-2015 is likely to increase. This is evidenced by the results of trend analysis that generate line equation Y = 2,38 + 0,0004X where the slope / gradient indicates positive number 0,0004. The slope of the line positive 0,0004 indicated an average rise in District Government of Banyumas financial performance of 0,0004X annually.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save