Home
Login.
Artikelilmiahs
17262
Update
IRMA DAMAYANTI
NIM
Judul Artikel
PERSEPSI KELUARGA TERKAIT AKTIVITAS FOGGING SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Masalah DBD erat kaitannya dengan masalah perilaku. Upaya yang telah dilakukan pemerintah terhadap pencegahan dan penanggulangan DBD selalu ditingkatkan, salah satunya penyuluhan. Namun demikian masih saja terjadi salah persepsi dimana masyarakat masih “fogging mania”, sehingga kalau wilayahnya belum difogging rasanya belum puas. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana persepsi keluarga terhadap aktivitas fogging sebagai upaya pengendalian penyakit DBD. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan eksploratif. Subyek penelitian adalah ibu rumah tangga yang pernah mengalami fogging, sementara informan adalah petugas Dinkes yang bertanggungjawab terhadap kegiatan fogging dan petugas Puskesmas yang bertanggungjawab pada pengendalian penyakit. Analisis data dengan model Miles dan Huberman (1984) yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian: Pengetahuan keluarga terkait konsep, prosedur, kriteria daerah, manfaat dan dampak fogging bermacam-macam. Sikap keluarga terhadap aktivitas fogging yaitu ada yang tidak mau difogging, mau difogging tapi tidak mau melakukan upaya pencegahan mandiri namun ada juga yang mau difogging dan mendukung upaya pencegahan yang lain. Motif keluarga mau difogging sebagian besar karena keinginan. Harapan keluarga cenderung menginginkan fogging sebagai upaya pencegahan. Kesimpulan: Persepsi keluarga mengenai aktivitas fogging sebagai upaya pengendalian penyakit DBD yaitu fogging masih dianggap sebagai upaya terbaik untuk menghilangkan penyakit DBD serta menginginkan fogging sebagai pencegahan DBD. Kata Kunci: persepsi, fogging, penyakit DBD
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The problem of dengue is closely related to behavior problems. Efforts have been made by the government to the prevention and control of dengue always be improved, one extension. However, are still going the wrong perception by most communities where people still "fogging mania", so that the region has not fogged it was not yet satisfied. This study aims to determine how perceptions of the family against fogging activity as an effort to control the dengue disease. Methods : This study is a qualitative, exploratory approach. Subjects were housewives who have experienced fogging, while the informant was the officer responsible for the health office and health center staff fogging activities are responsible for disease control. Analysis of the data with models Miles and Huberman (1984) of data reduction, data presentation and conclusion. Results : Knowledge families of related concepts, procedures, regional criteria, benefits and impact of fogging assortment. Attitudes towards fogging activity that is there who would not fogged, like fogged in but does not take steps to prevent independent but some are willing fogged and support efforts to prevent another. Motif families want fogged largely because of the desire. Hope family tend to want fogging for prevention. Conclusion : The perception of the family regarding fogging activity as an effort to control the dengue disease that fogging is still regarded as the best effort to eliminate the disease dengue and want fogging implemented for the prevention of dengue. Keywords : perception, fogging, DHF
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save