Home
Login.
Artikelilmiahs
17230
Update
ADHAM KOMARA MADANI
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN ANALISIS KUALITAS BATUGAMPING SEBAGAI BAHAN DASAR SEMEN DI DAERAH KUARI XI, DI PULAU NUSAKAMBANGAN, KABUPATEN CILACAP, PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kajian geologi dan analisis kualitas batugamping sebagai bahan dasar semen dilakukan di kuari XI PT. Holcim Indonesia, di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Kajian geologi dilakukan untuk mengetahui tatanan geologi daerah penelitian yang bertindak sebagai kontrol yang bertanggung jawab terhadap karakteristik batugamping baik itu secara fisik maupun kimia, dalam kajian geologi data yang digunakan merupakan data sekunder berupa penelitian terdahulu. Tujuan utama dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk menentukan dan mengetahui satuan geomorfik, stratigrafi daerah penelitian, struktur geologi, sejarah geologi, penyebaran kualitas batugamping, dan kualitas batugamping sebagai bahan dasar semen. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini adalah studi literatur dan metode survei dengan teknis analisis deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang diadakan untuk memperoleh fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan secara faktual di lapangan, yaitu analisa data lapangan, analisa geomorfologi, analisa petrografi, analisa stratigrafi, analisa struktur geologi, dan analisa kandungan kimia. Satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Perbukitan Karst (K2) yang dicirikan dengan adanya bukit-bukit sisa pelarutan (karstifikasi) yang cukup signifikan, endapan-endapan hasil pelapukan. Pada daerah penelitian satuan batuan yang tersingkap berupa mudstone, wackestone dan batugamping kristalin yang merupakan pembagian berdasarkan lithofasiesnya. Satuan tersebut terbentuk pada saat umur Miosen Tengah (middle miocene) yang disetarakan dengan Formasi Kalipucang. Lingkungan pengendapan satuan ini adalah lingkungan laut dangkal (neritik dalam-neritik tengah). Formasi ini menjemari terhadap formasi sebelumnya. Pada daerah penelitian telah dijadikan sebagai tambang batugamping untuk bahan dasar semen. Batugamping pada daerah penelitian dapat dibedakan menjadi batugamping kualitas baik dan kualitas buruk berdasarkan kandungan CaO dan MgO. Batugamping dengan kadar MgO yang tinggi (>1,48%) dapat digunakan untuk optimalisasi pembuatan semen sehingga dapat menambah umur tambang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geology and analisyslimestone quality as basic material for cement conductedin the Quarry XI PT. Holcim Indonesia, Nusakambangan Island, District Cilacap, Province of Central Java. Geological studies conducted to determine the order of geological research area that acts as a control that is responsible for the limestone characteristic both physically and chemically. In geological study, the data that is used is secondary data from previous research. The main goal of this research is to determine and recognize the geomorphic units, regional stratigraphic, structural geology, historical geology, deployment of limestone quality, and limestone quality as basic materials for cement. The research methodology used in this research is the study of literature and technical survey method with descriptive analysis is a researh method that is held to obtain the facts of phenomena that exist and seek factual information in the field, that is analysis of field data, geomorphological analysis, petrographic analysis, stratigraphic analysis, analysis of geological structure and chemical content analysis. Geomorphology unit in the research area consist of Karst hills unit (K2) which is characterized by hills that show significant dissolution, deposits result from weathering. In the research area the rock unit are mudstone, wackstone, and kristalin limestone which a division based of lithofacies them. That units formed during the pliocene-pleistocene, which are equal with the Paciran formation. That units was deposited in shallow marine (Inner Neritic-Middle Neritic) environment. It was interfingering upper the previous formation. Research area has been used as a limestone quarry for cement raw materials. Limestone in the research area can be divided into good quality and poor quality based on the content of CaO and MgO. Limestones with high MgO content (> 1, 48%) can be used to optimize the manufacture of cement. It is can to increase the life of mine.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save